Logo Sulselsatu

Indonesia Masuk Daftar Negara Penyumbang Polusi Terbesar di Dunia

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 16 Desember 2021 09:56

Indonesia menjadi salah satu negara sebagai penyumbang polusi terbesar di dunia (CNN Indonesia)
Indonesia menjadi salah satu negara sebagai penyumbang polusi terbesar di dunia (CNN Indonesia)

SULSELSATU.com – Hasil penelitian terbaru terkait polusi menempatkan 5 negara sebagai penyumbang polusi terbesar di dunia. Negara Indonesia masuk dalam daftar tersebut.

Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan data-data ekologis dari tahun 1850 hingga sekarang. Riset dilakukan oleh Dr. Simon Evans dari Carbon Brief.

Dikutip dari Strait Times, riset ini menunjukkan nama negara penyumbang polusi udara terbesar di dunia. Tiga negara teratas adalah Amerika Serikat (AS), China, dan Rusia.

Baca Juga : Polusi Udara Tingkatkan Risiko Eksim pada Kulit

Dilansir dari detikcom, ketiga negara itu menyumbang hampir 40 persen dari akumulasi emisi CO2 dari aktivitas manusia.

“Pada akhir tahun ini, AS akan mengeluarkan lebih dari 509 miliar ton CO2 sejak 1850. Ini mewakili 20,3 persen dari total global, bagian terbesar, dan terkait dengan sekitar 0,2 derajat Celcius pemanasan hingga saat ini,” menurut analisis tersebut.

Di tempat kedua ada China dengan 11,4 persen emisi CO2 kumulatif hingga saat ini dan sekitar 0,1 derajat Celcius pemanasan. China memiliki emisi terkait lahan yang tinggi sejak tahun 1850, tetapi ledakan ekonomi berbahan bakar batu bara sejak tahun 2000 adalah penyebab utama posisinya saat ini.

Baca Juga : Dirgahayu Republik Indonesia, Ini 8 Langkah Nyata BRI Dukung Bangsa Semakin Berdaulat, Sejahtera dan Maju

Setelah ketiga negara itu, Brasil dan Indonesia duduk di posisi keempat dan kelima. Ini sebagian besar karena deforestasi selama beberapa dekade.

Brasil melakukan deforestasi pada masa kolonialisme. Lahan hutan dibuka untuk menanam tanaman komersial seperti karet, gula dan tembakau.

Deforestasi Brasil dipercepat dengan munculnya peternakan sapi, perkebunan untuk skala industri, seperti kedelai, kelapa sawit, dan penebangan hutan.

Baca Juga : VIDEO: Presiden Prabowo Saksikan Langsung Kemenangan Indonesia atas Bahrain 1-0

Namun andai melihat data per kapita, terdapat perbedaan yang jauh. Dengan perhitungan tersebut, Kanada, AS, Estonia, dan Australia merupakan negara dengan sumbangan emisi terbesar. Sementara itu, negara seperti China, India, Brasil, dan Indonesia keluar dari daftar 10 besar penyumbang polusi.

“Sementara negara-negara ini (China, India, Brasil, dan Indonesia) telah memberikan kontribusi besar terhadap emisi kumulatif global, mereka juga memiliki populasi yang besar, membuat dampaknya per orang jauh lebih kecil,” kata Dr. Evans dalam analisisnya.

“Memang, keempat negara itu menyumbang 42 persen dari populasi dunia, tetapi hanya 23 persen dari emisi kumulatif dari tahun 1850-2021,” dia menambahkan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan18 Oktober 2026 15:48
Dari Komisariat Menuju Panggung Nasional, Dr Fachri Bachmid Berbagi Pesan Intelektual kepada Calon Kader HMI Hukum UMI
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Masa Perkenalan Calon Anggota (MAPERCA) Angkatan 115 Basic Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universita...
Pendidikan18 Oktober 2026 15:11
BRI Peduli Dukung Gerai CERDAS PeKA, Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli mendukung kehadiran Gerai CERDAS PeKA di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, un...
News18 Oktober 2026 09:40
Sinyal Bahaya di Balik Panggilan Tak Dikenal
Penipuan digital dapat menyusup ke aktivitas sehari-hari, mulai dari transaksi usaha kecil hingga panggilan telepon yang tampak biasa. Di tengah ancam...
Metropolitan17 Oktober 2026 23:02
Waspada Penipuan Mencatut Nama Anggota DPRD Makassar Muchlis A Misbah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Beredar akun WhatsApp yang mengatasnamakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar H Muchlis A Mi...