Logo Sulselsatu

Alasan Anak Jokowi Gibran dan Kaesang Dilaporkan ke KPK

Sri Wahyudi Astuti
Sri Wahyudi Astuti

Selasa, 11 Januari 2022 22:24

Putra Jokowi, Gibran dan Kaesang dilaporkan ke KPK atas dugaan terlibat KKN (Kompascom)
Putra Jokowi, Gibran dan Kaesang dilaporkan ke KPK atas dugaan terlibat KKN (Kompascom)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Dua putra Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gibran dan Kaesang dilaporkan Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun. Pelaporan Ubedilah terkait dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Melansir CNBC Indonesia, Selasa, (11/1/2022), laporan Ubedillah ke KPK didasari atas relasi bisnis dua anak Jokowi itu dengan PT SM. PT SM merupakan grup bisnis yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran hutan pada 2019 lalu.

Baca Juga : VIDEO: Mantan Kekasih Kaesang Pangarep Beri Klarifikasi Masalah Asmaranya

“Itu terjadi pada Februari 2019 setelah anak Presiden membuat perusahaan gabungan dengan anak petinggi perusahaan PT SM,” kata Ubedillah di Gedung KPK, seperti dikutip Selasa, (11/1/2022).

Sponsored by MGID

PT SM sendiri sudah pernah dituntut oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan nilai Rp 7,9 triliun. Namun dalam prosesnya, hakim hanya mengabulkan tuntutan sebesar Rp 78 miliar.

Dugaan KKN kata Ubedilah yang melibatkan Gibran dan Kaesang dengan anak petinggi PT SM sangat jelas karena adanya suntikan modal dari sebuah perusahaan ventura.

Baca Juga : VIDEO: Kaesang Pangarep Buka Suara soal Hubungannya dengan Felicia Tissue

“Dua kali diberikan kucuran dana. Angkanya kurang lebih Rp 99,3 miliar dalam waktu yang dekat. Kemudian, anak Presiden membeli saham di sebuah perusahaan yang angkanya juga cukup fantastis, Rp 92 miliar,” katanya.

“Bagi kami, tanda tanya besar. Apakah seorang anak muda yang baru mendirikan perusahaan dengan mudah mendapatkan penyertaan modal dengan angka yang cukup fantastis kalau dia bukan anak Presiden,” jelasnya.

Dalam laporan tersebut, Ubedilah mengaku membawa bukti-bukti data perusahaan serta dugaan adanya pemberian penyertaan modal ventura yang dimaksud.

Baca Juga : Gerindra Solo Usul ke DPD Usung Putra Jokowi di Pilwali 2020

“Kami minta kepada KPK untuk menyelidiki dan meminta kepada KPK agar menjadi terang benderang. Dan bagaimana kemudian bila perlu Presiden dipanggil untuk menjelaskan posisi ini,” katanya.

Gibran Rakabuming yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Solo lantas angkat bicara perihal laporan tersebut. Gibran mengaku tak tahu menahu dugaan korupsi yang disematkan kepada dirinya.

“Korupsi apa? Pembakaran hutan? Nanti takon Kaesang wae [tanya Kaesang saja],” kata Gibran di Solo, Jawa Tengah.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Makassar17 Januari 2022 07:44
Andi Sudirman-Airlangga Saling Puji di HUT MKGR
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri perayaan 62 tahun Ormas Musyawarah Kekelu...
Politik16 Januari 2022 23:39
Airlangga Optimis Golkar Sulsel Keluar Sebagai Pemenang di 2024
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto optimis partai berlambang pohon beringin ini akan keluar sebagai par...
Otomotif16 Januari 2022 19:10
Selama 3 Tahun Terakhir, Nmax Motor Yamaha Paling Laris
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Nmax menjadi motor Yamaha yang paling banyak dibeli masyarakat di Sulawesi. PT Suracojaya Abadimotor (PT SJAM) menjad...
Sponsored by MGID
Pendidikan16 Januari 2022 18:10
Ikatli Unhas Harapkan Alumni Ada di Setiap Lini Pembangunan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar alumni, Ikatan Alumni Teknik Lingkungan (Ikatli) Uni...