Logo Sulselsatu

Taufan Pawe Ajak Jajaran Gunakan Bahasa Bugis

Andi Fardi
Andi Fardi

Senin, 21 Februari 2022 15:09

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, Parepare — Memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional yang jatuh 21 Februari hari ini, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengajak seluruh jajarannya untuk menggunakan bahasa daerah Bugis.

Ajakan itu disampaikan Taufan Pawe saat membuka Festival TOMAUGI (Pitungngesso Mabbicara Ugi) secara virtual, Senin, (21/2/2022).

“Peringatan Hari Bahasa Ibu lewat Festival TOMAUGI substansinya adalah kesadaran kearifan lokal. Pada kesempatan ini saya mengajak semua jajaran saya abbicara Ogi’ki ri essoe. Mari kita peringati Hari Bahasa Ibu Internasional dengan menggugah kesadaran kita pentingnya bahasa daerah Bugis,” ujar Taufan Pawe diikuti tepuk riuh.

Taufan Pawe bahkan berharap setiap acara seremonial dapat disisipkan penggunaan bahasa daerah. “Ke depan Kalau ada acara ceremonial. Kita sisipkan bahsa dserah 30 persen di dalamx. Kita lakukan pemantauan-pemantauan jangan sampai ada bahasa Bugis keluar dari makna sebenarnya,” ucap Taufan.

Taufan Pawe menekankan, pentingnya merawat dan melestarikan bahasa daerah agar tidak punah lantaran ditinggalkan oleh penuturnya. “Kalau bahasa Bugis tidak kita rawat, maka akan punah. Dan kita akan berdosa jika bahasa ibu kita punah,” tegas Taufan.

Taufan Pawe yang tampil sangat mahir menggunakan bahasa Bugis dalam sambutannya itu juga mengungkapkan petuah masyarakat Bugis yang menekankan pelestarian bahasa daerah. “Ada ungkapan Bugis mengatakan naiyya wanua maloppoe iyanaritu wanua tarenrengi ade’ nennia attoriyolonna. Ungkapan ini mengisyaratkan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi adat dan sejarahnya,”ulas Taufan.

Ketua DPD I Golkar Sulsel ini juga mengapresiasi inisiatif Ikatan Guru Bahasa Daerah (IGBD) Kota Parepare yang melaksanakan kegiatan Festival Pitungngesso Mabbicara Ugi (TOMAUGI) yang mencatat sejarah sebagai daerah pertama di Sulsel yang menggelar kegiatan dalam memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional.

“Willau ininnawa madecetta’ maneng taparakai bicara Ogi’ta. Saya tidak ingin acara ini hanya seremonial belaka, tetapi harus menjadi substansi menumbuhkan kesadaran kita dalam pelestarian bahasa daerah,” pinta putra daerah Parepare ini dengan menggunakan bahasa daerah Bugis, fasih.

“Mari kita berkomitmen jadikan Sulsel sebagai pilar penyangga kearifan lokal, salah satunya dengan menghidupkan bahasa daerah. Sekali lagi jangan kita malu berbahasa daerah,” ulang Taufan, menggarisbawahi.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Februari 2026 17:09
Program Leadership Enhancement, SPJM Matangkan Kompetensi untuk Keunggulan Layanan dan Bisnis
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services...
Sulsel03 Februari 2026 08:13
Rakornas 2026 di Bogor, Wali Kota Tasming Hamid Dukung Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
SULSELSATU.com, BOGOR – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan ...
Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...