Logo Sulselsatu

600 Rudal Sudah Ditembakkan ke Ukraina Selama Invasi Rusia

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 07 Maret 2022 11:44

Ukraina terus mendapat dukungan dari berbagai negara, dan masuk dalam daftar "musuh" Rusia (Kompas)
Ukraina terus mendapat dukungan dari berbagai negara, dan masuk dalam daftar "musuh" Rusia (Kompas)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Selama invasi Rusia yang telah berlangsung selama 12 hari, sejak 24 Februari lalu, terhitung sudah ada 600 rudal ditembakkan ke Ukraina.

Seperti dilansir dari CNN, Senin (7/3/2022), hal tersebut disampaikan oleh seorang pejabat senior pertahanan Amerika Serikat (AS). Ia menyebutkan jika Rusia mengarahkan 95 persen kekuatan tempurnya dalam invasi ke Rusia.

Dalam pengamatan pejabat senior AS itu, pertempuran sengit saat ini masih terjadi di Khersond dan Mykolaiv. Pasukan Rusia masih berupaya mengepung kota Kiev, Kharkhiv, Chenihiv dan Mariupol.

Baca Juga : Setahun Invasi Ukraina, PBB Desak Rusia Tarik Pasukan Tanpa Syarat

Pertempuran selama invasi, Rusia disebut kesulitan bergerak karena perlawanan keras pasukan Ukraina di lapangan. Akibatnya, pergerakan pasukan Negeri Beruang Merah di negara tetangganya itu mulai lambat.

Selain pertempuran di darat, juga terjadi di langit Ukraina. Menurut pejabat AS itu, pasukan udara kedua negara masih terus berupaya memperebutkan wilayah udara.

“Kami meyakini sebagian besar warga Ukraina di sebagian besar bagian negara itu masih bisa berkomunikasi, memiliki akses internet dan media,” ucap pejabat AS itu.

Baca Juga : Gagal di Kota Kyiv dan Kharkiv, Rusia Fokus Ambil Alih Donbas di Ukraina

Serangan Rusia tidak hanya menyerang instalasi militer dan situs-situs publik, tetapi juga menembaki warga sipil yang hendak mengevakuasi diri demi menghindari pertempuran.

Tembakan Rusia terus menghujani warga yang sedang berupaya evakuasi di beberapa titik, termasuk Kota Mariupol. Penembakan tetap terjadi meski Rusia dan Ukraina menyepakati gencatan senjata di kota itu dan Volnovkha.

Perang di Ukraina pun kian panas. Hingga kini, Perserikatan Bangsa-Bangsa melaporkan 360 warga sipil tewas akibat gempuran Rusia, sementara layanan darurat Ukraina mengklaim korban tewas sudah mencapai 2.000 jiwa.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Internasional04 Maret 2024 16:31
Program Edukasi Safety Riding Astra Honda Nomor Satu di Asia-Oceania
Komitmen PT Astra Honda Motor (AHM) dalam edukasi keselamatan berkendara semakin terpercaya dan diakui eksistensinya....
Video04 Maret 2024 16:20
VIDEO: Anggota Polres Luwu Timur Aiptu Hardi Tewas dalam Kecelakaan Tunggal di Belopa
SULSELSATU.com – Seorang anggota Polres Luwu Timur, Aiptu Hardi meninggal dunia dalam kecelakaan di Belopa, Kabupaten Luwu. Mobil yang dikemudik...
Berita Utama04 Maret 2024 15:15
Kuasa Hukum Tersangka Pembobolan Kotak Suara di Jeneponto Ajukan Praperadilan
SULSELSATU.com,JENEPONTO – Saiful yang merupakan Kuasa Hukum tersangka dugaan Pembobolan Kotak Suara, AA dan FB di Gedung PPK Bangkala Barat, re...
Pendidikan04 Maret 2024 15:00
Praktik Sosial ESG PT Pegadaian Dorong Inovasi dan Kreativitas di Berbagai Universitas Seluruh Indonesia
PT Pegadaian dengan bangga mempersembahkan The Gade Creative Lounge (TGCL). Ruang belajar kolaboratif modern untuk memfasilitasi pertukaran ide, inova...