Logo Sulselsatu

Hadirnya TPPS Diharap Mampu Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Gowa

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 18 April 2022 18:20

Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni saat menghadiri pertemuan penguatan kemitraan kampung KB dan pemberdayaan kelompok masyarakat di Kampung KB (dok. Pemkab Gowa)
Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni saat menghadiri pertemuan penguatan kemitraan kampung KB dan pemberdayaan kelompok masyarakat di Kampung KB (dok. Pemkab Gowa)

SULSELSATU.com, GOWA – Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni yang juga merupakan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Gowa berharap seluruh pihak terlibat untuk memperkuat kolaborasi menurunkan angka stunting khususnya di wilayah Kabupaten Gowa.

Hal tersebut diungkapkan Kr. Kio sapaannya, saat membuka pertemuan penguatan kemitraan kampung KB dan pemberdayaan kelompok masyarakat di Kampung KB dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Gowa yang berlangsung di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (18/4/2022).

Apalagi, menurutnya, secara nasional Kabupaten Gowa memiliki target pada tahun 2024 angka prevalensi balita stunting 14 persen. Namun, dirinya berharap sebelum tahun 2024 target tersebut sudah bisa dicapai.

Baca Juga : Plt Bupati Gowa Darmawansyah Muin Dorong UMKM Masuk Pasar Haji

“Ini bisa kita capai tentunya dengan kerjasama dan kolaborasi yang baik antara semua pihak. Initinya juga agar semua SKPD terkait sapat ikut terlibat dapat melakukan program dan kegiatan yang dapat mendukung percepatan penurunan stunting tersebut,” ujar Kr. Kio sapaan Wakil Bupati Gowa.

Dirinya menyebutkan saat ini angka stunting dari tahun ke tahun di Kabupaten Gowa terus mengalami penurunan. Hasil Reset Kesehatan Dasar (Reskesdas) Tahun 2018 prevalensi balita stunting Kabupaten Gowa sebesar 44,50 persen, kemudian tahun 2019 36,90 persen dan terakhir turun menjadi 33 persen di tahun 2021.

“Melihat perjalanan data balita stunting di Kabuapaten Gowa kita patut bersyukur bahwa prevalensi balita stunting di Kabupaten Gowa selalu menurun. Namun dengan adanya pandemi Covid-19 sepanjang tahun 2020 2021 ini diperkirakan indikator peningkatan kualitas SDM tersebut akan menurun,” ungkapnya.

Baca Juga : Pegang Siri’ na Pacce, Sikap Keluarga Besar Husniah Talenrang Diapresiasi Akademisi hingga Netizen

Sementara untuk terus menurunkan angka stunting di Kabupaten Gowa, dirinya juga menyebutkan Pemerintah sudah membentuk TPPS di seluruh kecamatan, desa dan kelurahan. Dirinya menyebutkan ada 590 tim pendamping keluarga yang dibentuk dengan jumlah kader 1.770.

“Dengan adanya TPPS diharapkan pemerintah di setiap jenjang wilayah bisa bekerja lebih fokus dan terarah untuk penanganan stunting tersebut,” harapnya.

Sekretaris Perwakilan Badan Kependudukan dan Kekuarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Selatan, Faisal Fahmi mengatakan, bahwa permasalahan stunting ini menjadi isu strategis bangsa Indonesia yang harus diselesaikan karena menyangkut kualitas SDM. Pembangunan SDM masuk dalam misi generasi emas Indonesia di tahun 2045.

Baca Juga : Dikaitkan Kasus Dugaan Korupsi hingga Usulan Pemakzulan, Benarkah Bupati Gowa Tak Lagi Dipercaya oleh Sejumlah Bawahannya?

Menurutnya stunting ini bukan hanya mempengaruhi pertumbuhan fisik pada anak, teratai juga pada perkembangan kecerdasan. Sehingga menurutnya ini akan mempengaruhi kualitas SDM di bangsa Indonesia.

“Stunting ini bukan hanya mempengaruhi postur tinggi badan tetapi juga pada aspek kercerdasan, otomatis bagaimana kita bisa mencapai generasi emas 2045 kalau masalah stuntung ini tidak bisa kita selesaikan pada saat ini,” tandasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 Oktober 2026 17:47
8.000 Orang Meriahkan Honda Bikers Day 2026 di Makassar
Honda Bikers Day (HBD) 2026 Regional Sulawesi di Pantai Akkarena, Makassar, Sabtu (17/10/2026) dihadiri sekitar 3.000 bikers dan lebih dari 5.000 masy...
Metropolitan18 Oktober 2026 15:48
Dari Komisariat Menuju Panggung Nasional, Dr Fachri Bachmid Berbagi Pesan Intelektual kepada Calon Kader HMI Hukum UMI
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Masa Perkenalan Calon Anggota (MAPERCA) Angkatan 115 Basic Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universita...
Pendidikan18 Oktober 2026 15:11
BRI Peduli Dukung Gerai CERDAS PeKA, Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli mendukung kehadiran Gerai CERDAS PeKA di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, un...
News18 Oktober 2026 09:40
Sinyal Bahaya di Balik Panggilan Tak Dikenal
Penipuan digital dapat menyusup ke aktivitas sehari-hari, mulai dari transaksi usaha kecil hingga panggilan telepon yang tampak biasa. Di tengah ancam...