Logo Sulselsatu

Ekonomi Membaik, OJK Beberkan Potensi Investasi Jasa Keuangan Indonesia di Depan Investor Amerika

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 27 April 2022 13:05

Pertemuan Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso dengan investor di Amerika (dok. OJK)
Pertemuan Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso dengan investor di Amerika (dok. OJK)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat untuk menghadiri sejumlah pertemuan dengan kalangan pebisnis dan para tokoh ekonomi serta akademisi di Kota New York.

Kunjungan tersebut, Wimboh Santoso membeberkan sejumlah perkembangan kinerja jasa keuangan serta ekonomi Indonesia yang terus membaik.

Kinerja industri jasa keuangan yang stabil dan prospeknya yang bagus menurut Wimboh merupakan informasi yang sangat bagus bagi para calon investor asing yang ingin berinvestasi di perusahaan-perusahaan jasa keuangan, ataupun berinvestasi di sektor usaha lainnya di Indonesia.

Baca Juga : Menjaga Kepentingan Konsumen dan Pelaku Usaha, OJK Perkuat Pengawasan Market Conduct

“Indonesia memiliki potensi investasi yang sangat menarik karena selain didukung jumlah populasi penduduk 274 juta yang sebagian besar usia produktif, kondisi perekonomian juga sangat baik dan terus bertumbuh pulih dari dampak tekanan pandemi Covid-19,” jelasnya dalam keterangan resmi, Rabu, (27/4/2022).

Lebih lanjut, Winboh menjelaskan, jika alam ekonomi digital, Indonesia akan menjadi nomor satu di Asia Tenggara. Kontribusi transaksi pada tahun 2025 diperkirakan dapat mencapai 124 miliar dolar AS. Indonesia memiliki 17.000 pulau, yang menjadi pusat sumber daya alam.

“Kami banyak berkembang dalam sektor pertambangan, pertanian, kelapa sawit, perikanan dan pariwisata,” katanya.

Kunjungan kerja selanjutnya, Wimboh melakukan pertemuan dengan Timothy Geithner, mantan menteri keuangan Amerika Serikat pada periode pemerintahan Presiden Barack Obama. Timothy saat ini merupakan pimpinan lembaga investasi internasional yang sangat berminat melakukan investasi pada sektor jasa keuangan Indonesia.

“OJK sangat mendorong investasi masuk ke industri jasa keuangan Indonesia untuk semakin memperkuat permodalan lembaga jasa keuangan. Kususnya dalam rangka mempersiapkan transformasi digitalisasi dan penguatan kapasitas industri jasa keuangan menghadapi persaingan di tingkat global,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel24 Agustus 2026 16:21
Dikaitkan Kasus Dugaan Korupsi hingga Usulan Pemakzulan, Benarkah Bupati Gowa Tak Lagi Dipercaya oleh Sejumlah Bawahannya?
SULSELSATU.com, GOWA – Roda pemerintahan di Kabupaten Gowa dikabarkan mengalami keretakan antara Bupati Husniah Talenrang dan sejumlah ASN. Apal...
News24 Agustus 2026 16:17
BKN Bakal Panggil BKD Gowa Usai 16 Pejabat Eselon II Dinonaktifkan oleh Bupati
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Kepegawaian Negara (BKN) bakal memanggil Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (S...
Makassar24 Agustus 2026 16:08
Pemkot Makassar Siapkan Strategi Bawa Produk Lokal dan Pariwisata ke Pasar Internasional
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, membuka peluang lebih luas untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan produk kerajinan lok...
Makassar24 Agustus 2026 15:31
PHRI Bersama IHGMA Sulsel Galang Rp30,35 Juta untuk Korban Gempa NTT
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel bersama Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Sulsel menggalang donasi untuk kor...