SULSELSATU.com, GOWA – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dikukuhkan sebagai salah satu warga kehormatan Divisi Infanteri (Divif) 3 Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) oleh Paglima Divif 3 Kostrad, Mayjen TNI Dwi Darmadi di Aula Kostrad, Kecamatan Bontomarannu, Kamis, (28/4) kemarin.
Adnan mengatakan, sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan TNI khususnya Divif 3 Kostrad ini telah terjalin sejak lama, sehingga pengukuhannya sebagai warga kehormatan menjadi kebanggaan tersendiri bagi orang nomor satu di Gowa itu.
“Alhamdulillah hari ini saya dikukuhkan sebagai salah satu warga kehormatan, tentu hal tersebut akan menambah sinergitas kami bersama Divisi 3 Kostrad terlebih dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI,” ungkapnya.
Baca Juga : Bupati Gowa Jadi Warga Kehormatan Divif 3 Kostrad
Adnan mengaku, dalam suatu pemerintahan memang dibutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak, tak terkecuali Divisi 3 Kostrad ini yang lokasinya juga berada di Kabupaten Gowa. Bisa memberikan keamanan lebih bagi masyarakat Kabupaten Gowa.
“Kami mengapresiasi dan berterimakasih atas hadirnya Divisi 3 Kostrad ini di Gowa, karena secara tidak langsung akan memunculkan perekonomian baru, misalnya jumlah prajurit disini cukup banyak yang otomatis akan menambahkan perekonomian masyarakat disekitar daerah ini. Kami juga yakin dan percaya tidak ada kemajuan daerah tanpa adanya keamanan dan itu menambah situasi keamanan dan berujung ke kenyamanan masyarakat di Kabupaten Gowa,” jelasnya.
Sementara Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, Mayjen TNI Dwi Darmadi mengatakan, dipilihnya Bupati Gowa sebagai salah satu warga kehormatan karena dianggap mampu menjadi bagian dari Divif 3 Kostrad dan menjaga keutuhan NKRI.
Baca Juga : VIDEO: Bupati Adnan Inspeksi RSUD Syekh Yusuf Usai Viral Pasien Meninggal di Ambulans Depan IGD
“Kita ini berdomisili di Gowa dan merasa sebagai warga Kabupaten Gowa juga, jadi kita harus merangkul dan bisa membentuk agar keutuhan NKRI bisa terus kita pegang dan hidup berdampingan,” katanya.
Pengukuhan Warga Kehormatan kata Dwi Darmadi baru dibentuk tahun ini dan akan terus merekrut warga-warga lain yang tujuannya agar ke depan kejadian-kejadian yang berpotensi negatif bisa diantisipasi lebih dini.
“Baru tahun ini kita rancang, dan mereka-mereka akan menjadi ujung tombak jika terjadi sesuatu yang bisa menginformasikan ke kita sehingga bisa mengantisipasi lebih dini,” tutup Mayjen.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar