Logo Sulselsatu

Akademisi Unhas Sebut Koalisi Golkar PAN dan PPP Bisa Antar Taufan Pawe Cagub Sulsel

Asrul
Asrul

Senin, 16 Mei 2022 20:52

Akademisi Unhas Sebut Koalisi Golkar PAN dan PPP Bisa Antar Taufan Pawe Cagub Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Andi Lukman Irwan menilai, koalisi Partai Golkar, PAN dan PPP dinilai punya peluang menang besar baik di Pemilihan Presiden (Pilpres), dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) semua tingkatan.

Apalagi, untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pilkada kabupaten kota se-Sulsel, tiga Partai Politik (Parpol) ini memiliki tokoh-tokoh yang akan menjadi juru kunci kemenangan pada perta politik 2024 mendatang.

“Saya kira kalau dari sisi idelogi partai inikan di antara Golkar, PPP, PAN ini sama-sama kemudian kelompok partai nasionalis, walaupun kemudian basis konstituennya adalah agama, tapi kalau kita lihat platform partai ini kelihatan berada pada satu frame ideologi yang sama kelompok nasionalis,” jelas Andi Lukman dalam keterangannya, Senin (16/5/2022).

Baca Juga : Sekjen Arwani Thomafi Dijadwalkan Hadiri Rapimwil PPP Sulsel

Menurut dia, kolaborasi ketiga parpol tersebut memiliki peluang menjadi pemenang besar baik di Pilpres maupun Pilkada. Khusus di Sulsel lanjut dia, koalisi ini dianggap yang paling kuat dari koalisi lainnya.

“Kalau tiga partai ini membangun koalisi misalnya untuk kontes Sulawesi Selatan, ini menjadi satu kekuatan yang sangat kuat, menjadi satu gerbong yang memiliki potensi untuk mampu memenangkan kontestasi,” beber Andi Lukman.

Ditambah lagi dengan jejaring yang sangat kuat dari Golkar sampai ditingkat paling bawah, lebih-lebih pemilih-pemilih tradisional yang sangat loyal dengan partai berlambang pohon beringin rindang itu. Belum lagi bagaimana kekuatan dari PPP dan PAN yang masing-masing memiliki pemilih fanatik.

Baca Juga : Taufan Pawe Siap Jalankan Perintah Airlangga Teken Kesepakatan Bersama PPP dan PAN

“Saya kira ini menjadi keuntungan mesin politik yang sangat kuat secara elektoral. Dengan dukungan PPP dan PAN, saya kira dari sisih pemilih pun sudah pada kelompok pemilih tradisional, kemudian infrastruktur partai yang sudah sangat kuat sampai ditingkat jejaring bawah,” urainya.

“Saya kira ini menjadi gerbong yang memiliki potensi untuk mampu memenangkan siapun nantinya yang akan diusung, tinggal bagaimana memilih figur yang tepat untuk diajukan dalam kontestasi, konteks Pilgub Sulsel dan Pilkada kabupaten juga nantinya,” tambahnya.

Untuk langkah-langkah dari koalisi tiga parpol ini, pertama bagaimana menciptakan kesepakatan politik figur yang akan diusung pada setiap kontestasi, tentunya yang akan ditunjukkan adalah tokoh kunci kemenangan.

Baca Juga : IAS Bakal Dapat Jabatan Ketua Relawan Pemenangan Golkar

“Dari sisi figuritas, itu masuk dalam tokoh yang menjadi tokoh kunci, sehingga sepanjang masing-masing memiliki pemahaman yang sama, memiliki cara pandang yang sama, itu akan lebih memudahkan untuk tiga partai ini membangun koalisi yang kuat,” tuturnya.

Menurut akademisi Unhas Makassar itu, tiga parpol ini masing-masing punya figur yang kuat. Mereka punya figur yang secara elektoral bisa menjual, tinggal bagaimana kemudian menyatukan kekuatan dan bagaimana membangun sinergi yang harmonis antara jenjang-jenjang struktural partai, sehingga siapapun yang akan diajukan nanti dalam kontestasi itu.

“Kemudian dari segi modal finansial dari ketiga partai ini, saya kira punya masing-masing, kemudian kekuatan elite yang mampu berkontribusi secara finansial, tapi persoalannya sekarang bagaimana mereka bisa menata, memainkan peran yang lebih besar di dalam kontestasi Pileg dulu sebelum Pilkada,” ungkapnya.

Baca Juga : IAS Bakal Dapat Jabatan Ketua Relawan Pemenangan Golkar

“Karena, kalau kita lihat masih partai-partai basis Islam sekarang juga sudah melakukan upaya penetrasi yang kuat di kelompok pemilih Islam,” lanjut dia.

Yang paling penting, nantinya akan sangat bergantung dengan tokoh-tokoh kunci elite di DPP masing-masing, untuk menyatukan siapa figur diantara tiga parpol ini untuk dimajukan di kontestasi Pilgub Sulsel dan Pilkada kabupaten kota se-Sulsel.

“Sekarang ada bapak Taufan Pawe yang jadi nahkoda partai Golkar. Figur beliau ini adalah figur magnet politik elektoral yang kuat, dan punya rekam jejak prestasi yang bagus, sehingga bagaimana kemudian proses komunikasi loby politik bisa dilakukan. Saya kira kans pak TP untuk diusung diantara tiga partai ini sangat besar sekali, beliau memiliki modal politik dan modal finansial yang kuat,” tutupnya.

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi30 Juni 2022 16:10
Komisaris Bank Sulselbar Minta Dukungan Dewan Agar Jadi Tuan Rumah di Daerah Sendiri
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar meminta dukungan DPRD Sulsel agar bisa menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Hal...
Ekonomi30 Juni 2022 15:39
Daerah di Sulawesi yang Sudah Terapkan Beli Pertalite dan Solar Pakai MyPertamina Besok 1 Juli
SULSELSATU.com – Aturan beli BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar pakai aplikasi MyPertamina sudah mulai berlaku besok 1 Juli 2022. Aturan ters...
Berita Utama30 Juni 2022 15:01
Bersiap! Beli LPG 3 Kg Harus Daftar di Aplikasi MyPertamina
SULSELSATU.com – Membeli gas LPG 3 kg kini tidak lagi bisa dengan mudah. PT Pertamina (Persero) akan memperketat pembelian LPG 3 kg yang mewajib...
Pendidikan30 Juni 2022 14:48
Rektor UNM ke Wisudawan: Tunjukkan Jati Diri Sebagai Ilmuan yang Profesional
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Untuk pertama kalinya semenjak pandemi Covid-19, upacara wisuda di Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali diseleng...