SULSELSATU.com, MAKASSAR – Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomantk atau biasa disapa Danny Pomanto tetap melantik para pejabat hasil seleksi jabatan direksi dan dewan pengawas BUMD Makassar.
“Kalau saya tidak komentar (soal adanya aduan seleksi BUMD Makassar), yang penting saya lantik segera mungkin,” ucap Danny.
Rencananya pejabat hasil lelang jabatan direksi dan dewas BUMD Makassar akan dilantik pada Senin (18/7) pekan depan.
Baca Juga : Puluhan Tahun PSU Belum Diserahkan, Pemkot Makassar Ultimatum Pihak PT GMTD
“Insya Allah mudah-mudahan Senin,” lanjutnya.
Namun Danny menegaskan bahwa yang terpilih nanti adalah orang-orang terbaik yang dimana mereka semua memperoleh nilai tertinggi saat pemilihan kemarin.
“Ya tentunya kalau Dirut (direktur utama) itu yang paling baik. Pertimbangan yang paling bagus,” imbuhnya.
Baca Juga : Jembatan Kembar Barombong Disiapkan, Pemkot Makassar Rampungkan Urusan Lahan
“(Nilai tes) menentukan. Kan saya bilang dipertimbangkan yang terbaik. Jadi Dirut,” sambung Danny.
Danny menampik semua persoalan kritikan dan pelaporan terhadap Ombudsman terkait dugaan maladministrasi seleksi calon direksi dan dewas BUMD Makassar.
“Enggak apa-apa. Cocok, sudah betul. Susah saya komentari ini barang karena alasannya itu dia (peserta yang protes) lebih pintar dari orang lain,” pungkasnya.
Baca Juga : Komitmen Taat Bayar Pajak, Claro Makassar Raih Penghargaan Tax Award 2025
Seperti yang telah diketahui bersama bahwa hasil seleksi direksi dan dewas BUMD Kota Makassar diumumkan pada Selasa (5/7). Rencananya ada ada 18 posisi direksi, dan 18 posisi dewas yang akan diisi di enam BUMD.
“Pengumuman akan kami sampaikan disertai dengan skoring atau nilai dari calon direksi, dan dewas yang akan mengisi 18 posisi direksi, dan 18 posisi dewas di enam BUMD Kota Makassar,” ungkap Sekretaris Tim Seleksi Direksi dan Dewas BUMD Kota Makassar, Nur Kamarul Zaman dalam keterangannya.
Nur Kamarul merincikan, PDAM akan diisi 4 direksi dan 4 dewas, lalu PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) masing-masing 2 direksi dan 2 dewas. Selanjutnya PD Parkir Makassar Raya, PD Pasar Makassar Raya, PD Terminal Makassar Metro, dan PD Rumah Potong Hewan (RPH) masing-masing 3 direksi dan 3 dewas.
Baca Juga : Munafri Bahas Kerjasama dengan Yokohama, Kawasaki, iForcom dan Nippon Koei Urban Space
“Dari 6 BUMD, ada 3 di antaranya yang masih menyisakan jabatan lowong untuk posisi direksi, yaitu PDAM dengan 1 jabatan direksi lowong, PD Parkir Makassar Raya, dan PD Pasar Makassar Raya masing-masing 2 jabatan direksi yang lowong,” tuturnya.
Nurul mengatakan, kekosongan ini imbas dari penyesuaian struktur jabatan di tengah pelaksanaan seleksi direksi dan dewas BUMD Makassar. Hal ini diatur dalam peraturan wali kota (perwali) yang khusus mengatur ketiga BUMD tersebut.
“Kekosongan ini akan diisi oleh Penjabat (Pj) yang akan ditunjuk langsung oleh Wali Kota. Hal ini menyusul penyesuaian terbitnya Perwali yang mengatur tentang struktur organisasi, dan tata kerja ketiga BUMD tersebut,” beber Nur Kamarul.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar