Logo Sulselsatu

Simpati Pemindahan Kalapas Parepare, Warga : Beliau Orang Baik

Andi Fardi
Andi Fardi

Kamis, 04 Agustus 2022 17:17

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, Parepare — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Parepare, Zainuddin, dipindahkan ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulsel, lantaran dugaan pungli, dan masih dalam pemeriksaan internal.

Hal itu mendapat respon dari warga sekitar, salah satunya Andi AS yang menyayangkan pemindahan Zainuddin.

Andi AS menilai, selama menjabat sebagai Kalapas, Zainuddin dikenal baik dan ramah kepada warga yang bermukim tidak jauh dari Lapas Kelas IIA Parepare.

“Sebelum beliau (Zainuddin) jadi Kalapas di sini, banyak mobil yang keluar masuk di lapas saat tengah malam, belum lagi kendaraan tamu dalam lapas parkirnya di depan rumah, sangat menggangu. Semenjak Pak Zainuddin, sudah tidak ada,” ungkapnya.

“Bukan cuma itu, selama puluhan tahun saya tinggal dekat lapas ini, baru Kalapas Zainuddin yang sering bertegur sapa dengan warga, biasa datang ke rumah silahturahmi,” tambahnya.

Polemik itu pun mendapat perhatian dari advokat kondang H. Guntur P. Said, SH.

Menurut Lawyer yang sering beracara di ibukota negara ini, pergeseran pejabat di Lapas Kelas IIA Parepare oleh pihak Kanwil Sulsel mestinya telah melalui sidang majelis kode etik untuk membuktikan apakah benar terjadi dugaan pungli atau tidak.

“Harusnya sebelum dinonaktifkan sebagai pejabat kalapas, yang bersangkutan ditegur dulu, dipanggil dan diminta klrafikasinya terkait issu yg menerpa diri pribadinya,” katanya.

“Jika perbuatan yang dituduhkan sangat serius, maka pejabat yang bersangkutan sejatinya menjalani sidang dimajelis kode etik untuk diperiksa oleh pejabat yang ditunjuk. Tidak ada satupun manusia yang mampu mendiskriminasi atau menzolimi orang tanpa bukti,” tandas H. Guntur P. Said, SH., yang juga merupakan Ketua Ormas DPW RGPI Sulsel.

Menurut Pengacara dan CEO Founder Guntur Law Firn ini, polemik ini terjadi diduga karena adanya beberapa oknum yang tidak senang dengan pola kepemimpinan Zainuddin sebagai kepala lapas Parepare sehingga diduga melakukan konspirasi.

Terpisah Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Zainuddin mengatakan, dugaan pungli yang dituduhkan kepadanya masih dalam pemeriksaan internal oleh Kanwil Kemenkumham Sulsel.

“Masih diperiksa, dan saya yakin kebenaran akan terungkap. Saya tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan, di sini kita hanya bekerja, bagaimana Parepare ini khususnya di dalam lapas bersih dari praktik pungli,” tandasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel03 Februari 2026 08:13
Rakornas 2026 di Bogor, Wali Kota Tasming Hamid Dukung Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
SULSELSATU.com, BOGOR – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan ...
Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...