Logo Sulselsatu

Hadapi Tantangan Kenaikan Harga, Kalla Beton Inisiasi Gathering Ready Mix se-kota Makassar

Sri Wahyudi Astuti
Sri Wahyudi Astuti

Jumat, 05 Agustus 2022 21:44

Gathering pengusaha ready mix di Timur Resto hari ini, Jumat, 5 Agustus 2022 (Nanang Wijayanto / Sulselsatu.com)
Gathering pengusaha ready mix di Timur Resto hari ini, Jumat, 5 Agustus 2022 (Nanang Wijayanto / Sulselsatu.com)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Melihat tantangan kenaikan harga produk ready mix, Kalla Beton gelar gathering yang dihadiri berbagai 20 pengusaha se-Kota Makassar. Gathering berlangsung di Timur Resto NIPAH PARK, Jumat, (5/8/2022).

Selain membahas permasalahan tantangan industri ke depan, gathering ini juga sebagai wadah sharing dan menyepakati harga bersama para pengusaha. Selain itu, dibahas jika perbedaan harga ini menjadi keresahan bersama para customer yang dinilai sudah tidak wajar.

CEO Kalla, Syam’un Saebe mengatakan, permasalahan lain yang dibahas juga adalah hadirnya masalah penjualan yang tidak resmi melalui sales atau freelance yang dikhawatirkan merugikan customer sebagai konsumen akhir dari ready mix.

Baca Juga : Kalla Beton Beri Pelatihan Teknik Pertukangan Modern untuk 20 Tukang dan Mandor

“Banyak tantangan dunia industrsi khususnya ready mix menjadi salah satu tujuan kami melaksanakan kegiatan ini. Sudah bukan zamannya lagi kita saling bersaing dan mematikan,” ujarnya.

Ia juga menilai, pengusaha harus saling membantu dan bekerja sama untuk membantu menekan harga ke level yang sewajarnya di tengah kenaikan bahan baku dan BBM.

“Tentu forum ini kami harapkan dapat terus berlangsung untuk menjaga silaturahmi dan diskusi diantara kita. Semoga kedepannya kita dapat bersinergi untuk mencapai tujuan bersama yaitu kesejahteraan seluruh pengusaha Ready Mix di kota Makassar,” tambah, Syam’un.

Baca Juga : Penjualan Mortar Instan Kalla Beton Awal 2022 Melejit Hingga 509 Persen

Sementara itu, salah satu perwakilan penguasa PT Aneka Batu Persada, Hendrik menyebutkan harga saat ini sudah jauh berbeda dari yang pernah ada sebelumnya.

“Semoga teman-teman bisa utarakan (solusi). Karena dengan freelance ini, merugikan customer artinya merugikan perusahaan,” ungkapnya.

 

Penulis : Nanang Wijayanto

 Komentar

 Terbaru

Makassar07 Agustus 2022 21:44
Ketua KONI Makassar dan Camat Tallo Buka Turnamen Sepak Bola Piala Ketua DPRD Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Camat Tallo Alamsyah Sahabuddin bersama Ketua KONI Makassar Ahmad Sosanto berkunjung ke Kelurahan Lakkang Kecamatan T...
Politik07 Agustus 2022 21:38
Lautan Manusia Padati Senam Sehat Amir Uskara di Bontonompo Gowa
SULSELSATU.com, GOWA – Animo masyarakat Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, untuk bertemu dengan Anggota DPR RI Amir Uskara yang juga Wakil Ketua ...
Sulsel07 Agustus 2022 20:34
Syaharuddin Alrif Optimis Luwu Raya Jadi Basis Partai NasDem
SULSELSATU.com, LUWU – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan, kembali bakar semangat seluruh kader di Kabupaten Luwu. Keha...
Makassar07 Agustus 2022 19:27
Dukungan Relawan Desa Tambah Kekuatan Ganjar Pranowo di Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Basis kekuatan pendukung Ganjar Pranowo di Sulsel bertambah. Kali ini dari ribuan orang yang tergabung dalam Jaringan...