Logo Sulselsatu

Gubernur Sudirman Sulaiman Tegas Tolak Perpanjangan Kontrak Karya PT Vale di Sulsel

Asrul
Asrul

Kamis, 08 September 2022 13:39

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman berkomitmen dan bertekad untuk mengambil alih lahan bekas tambang PT Vale Indonesia, Tbk yang sudah direklamasi perusahaan di Blok Sorowako, Luwu Timur. Serta meminta lahan Kontrak Karya tidak diperpanjang.

Hal itu ditegaskan oleh Andi Sudirman Sulaiman pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Sekjen dan Plh Dirjen Minerba Kementerian ESDM RI dan RDPU dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara oleh Panja Vale Komisi VII DPR RI di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI, Jakarta, Kamis (8/9/2022).

Dalam pertemuan bersama Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dengan lingkup tugas di bidang Energi, Riset dan Teknologi, dan Lingkungan Hidup, juga dihadiri oleh pihak Kementerian Energi, Sumber Daya, dan Mineral (ESDM).

Baca Juga : Antisipasi Banjir, Berikut 4 Himbauan Pj Gubernur Sulsel

“Kita tegaskan komitmen untuk memperjuangkan tambang eks Vale dikelola oleh BUMD Provinsi dan Kabupaten. serta Lahan Kontrak Karya tidak diperpanjang, Lahan Kontrak Karya wajib menjadi milik Pemprov. Posisi Pemprov jelas untuk memiliki konsesi tersebut berada di bawah kendali Pemprov bersama Pemkab Lutim,” ujarnya.

Menurutnya, konsesi Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK) bekas Vale sebaiknya dikelola oleh pemerintah daerah (Pemda) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat.

“Kita ingin konsesi eks tambang vale di Sorowako bisa diserahkan ke BUMD. Pemprov Sulsel dan Pemkab Lutim sudah waktunya tidak hanya jadi penonton,” jelasnya.

Baca Juga : BI Siap Support Pengembangan Sektor Pertanian, Perikanan, dan Peternakan di Sulsel

Dari hasil evaluasi, keberadaan PT Vale masih minim kontribusinya di Sulsel. Termasuk dalam lingkungan hidup, pendapatan daerah, dan lainnya.

“Lahan Eks Vale dan Kontrak Karya hanya kontribusi 1,98% Pendapatan Daerah. Ini sangat kecil sehingga terjadi perlambatan penanganan kemiskinan Luwu Raya dan Lutim di wilayah yang memiliki kekayaan sumber daya alam,” jelasnya.

“Sudah waktunya Pemprov Sulsel dan Pemkab Luwu Timur tidak hanya menjadi penonton di wilayah kita sendiri. Kita harus berdaulat di wilayah sendiri, bagaimana memperjuangkan hak-hak masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga : Gelar GPM di Bone, Pj Gubernur Sulsel Pastikan Stok Beras Aman Hingga Juni 2024

Dikesempatan itu pula, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi dan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura juga memiliki sikap dan pandangan yang sama dengan Gubernur Andi Sudirman. Agar konsesi lahan eks Vale dikembalikan kepada BUMD Provinsi dan Kabupaten/Kota masing-masing.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama04 Maret 2024 15:15
Kuasa Hukum Tersangka Pembobolan Kotak Suara di Jeneponto Ajukan Praperadilan
SULSELSATU.com,JENEPONTO – Saiful yang merupakan Kuasa Hukum tersangka dugaan Pembobolan Kotak Suara, AA dan FB di Gedung PPK Bangkala Barat, re...
Pendidikan04 Maret 2024 15:00
Praktik Sosial ESG PT Pegadaian Dorong Inovasi dan Kreativitas di Berbagai Universitas Seluruh Indonesia
PT Pegadaian dengan bangga mempersembahkan The Gade Creative Lounge (TGCL). Ruang belajar kolaboratif modern untuk memfasilitasi pertukaran ide, inova...
Sulsel04 Maret 2024 14:35
PT Vale Bersama PSM Makassar Kolaborasi Kembangkan Ekonomi Kreatif Lokal UMKM dan Olahraga
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kolaborasi dengan klub sepak bola PSM Makassar melalui program Pemberdayaan Masyarakatnya (PPM) mengintegrasikan penge...
Berita Utama04 Maret 2024 14:32
Polres Jeneponto Resmi Tetapkan Tersangka Pelaku Pembobolan Kotak Suara di Gedung PPK Bangkala Barat
SULSELSATU.com, JENEPONTO – Dua orang terduga pelaku pembobolan kota suara di Gedung PPK Kecamatan Bangkala Barat Inisial AA dan FB resmi diteta...