Logo Sulselsatu

Hadapi Perlambatan Global, CEO Business Forum Ajak Pelaku Usaha Akselerasikan Pertumbuhan Ekonomi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 05 Oktober 2022 08:31

CEO Business Forum 2022 di Saoraja Ballroom Wisma Kalla (dokumen: ist)
CEO Business Forum 2022 di Saoraja Ballroom Wisma Kalla (dokumen: ist)

SULSELSATU.com, MAKASSARCEO Business Forum 2022 mengumpulkan pengusaha di Sulsel dari berbagai sektor dalam satu pertemuan.

CEO Business Forum 2022 berlangsung di Saoraja Ballroom Wisma Kalla, Selasa (4/10/2022) dengan mengangkat tema “Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Domestik Di Tengah Tren Ketidakpastian dan Perlambatan Global”.

Acara ini membuka ruang dan menjadi sarana berdiskusi, mempertemukan kepentingan antara otoritas, regulator, dan pelaku dunia usaha dengan tujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi mengatasi permasalahan ekonomi nasional khususnya di Sulsel.

Baca Juga : Pertunjukan Barongsai Ramaikan Perayaan Imlek di Mal Ratu Indah dan NIPAH PARK

Chief Coorporate Secretary & Legal Officer Holding Kalla Group, Subhan Djaya Mappaturung menuturkan, semoga Hasil dari CEO Business Forum ini bisa menghasilkan rekomendasi kebijakan, yang bisa mempermudah, bisa mengakselerasi dunia usaha agar bisa tumbuh.

“Diharapkan juga bisa berperan penting secara strategis dalam pengembangan ekonomi Sulsel,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulsel, Suhardi mengatakan bahwa ini adalah business forum yang mempertemukan para owner, regulator, otoritas, dan para stakeholder pelaku bisnis.

Baca Juga : Lokasi CSR Aksi Mangrove Lestari KALLA Kantongi SK Bupati, Resmi Jadi Kawasan Konservasi

“Saya berharap forum ini bukan hanya sekedar diskusi bisnis tapi harapannya nanti bisa ada eksekusi bisnis, yang diharapkan juga bukan hanya bersama-sama sekedar bertemu tapi bisa melahirkan rekomendasi yang baik, yang bisa kita gunakan untuk dimanfaatkan demi kemajuan ekonomi khususnya di Sulsel,” imbuhnya.

Di sisi lain, President Director Kalla, Solihin Jusuf Kalla berbagi pengalaman bisa melewati krisis yang pernah terjadi di Indonesia pada awal tahun 80-an hingga saat ini.

“Pada awal tahun 80-90an itu Kalla Pernah bekerja sama dengan KSO Telkom untuk memasok sambungan kabel telepon yang menghubungkan dari bali hingga papua, hingga pada akhir 90an kami merasa perkembangan teknologi begitu kencang. Pada tahun-tahun itu terjadi Perubahan dari kabel telepone ke wireless, akhirnya pada awal tahun 2000an kami mencoba berfikir keras untuk beralih dari bisnis sebelumnya, ke bisnis teknologi yang eksistensinya bisa bertahan hinga 100 tahun ke depan,” katanya.

Baca Juga : Perkuat Nalar dan Kecakapan Bahasa Inggris, SMA Islam Athirah 1 Makassar Gelar ASEC Vol. 2

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dari kejadian itu Kalla akhirnya memilih PLTA dan memulai bisnis di bidang energi hingga akhirnya sekarang kami fokus pada bisnis green energy. Nah pada saat itulah kami akhirnya bisa melewati Krisis,” tambahnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...
Pendidikan02 Februari 2026 18:54
Unismuh Makassar Dorong Kerja Sama Internasional Berbasis Program, Gandeng Lima Kampus di Kawasan ASEAN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatang...
Makassar02 Februari 2026 18:07
Tingkatkan Pelayanan, Pelindo Regional 4 Pelatihan Standardisasi dan Digitalisasi Layanan Tambat
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menggelar Pelatihan Standardisasi dan Digitalisasi Layanan Tambat sebagai bagian dari komitmen berkelanjut...