Logo Sulselsatu

Brand Parepare Sebagai Kota Cinta Sejalan Dengan Arahan Presiden

Andi Fardi
Andi Fardi

Rabu, 18 Januari 2023 14:06

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, Parepare — Dua periode menjabat sebagai Wali Kota, Taufan Pawe telah mendesain Parepare menjadi kota cinta, melalui inspirasi dari Presiden RI ke-3 Bj Habibie.

Pemilihan frasa ‘Kota Cinta ‘ sebagai brand yang disematkan untuk Parepare bukan tanpa alasan, banyak ikon-ikon yang telah dibangun bernafaskan cinta, salah satunya monumen Cinta Sejati Habibie Ainun yang berada di alun-alun kota.

Dibeberapa kesempatan, Walikota berlatar belakang doktor hukum ini mengatakan, jangan melihat ‘kota cinta’ sebagai persoalan muda mudi atau antara laki-laki dan perempuan, tetapi cinta secara menyeluruh. Misalnya antara manusia dan seluruh alam semesta.

“Ini akan menjadi kekuatan bagi Parepare, dan cinta sebagai bahan baku yang akan menjadikan kota ini semakin masuk ke hati masyarakat khususnya, dan umumnya orang luar yang datang pengunjung,” ungkapnya.

“Kita juga telah menghadirkan landmark berupa simbol cinta di Kota Parepare. Saya ingin ketika orang masuk ke kota kita, mereka akan sadar kalau sudah berada di Parepare. Kita akan hadirkan tempat berselfie dengan simbol cinta di Kota Cinta BJ Habibie Ainun,” jelas Taufan Pawe.

Desain ‘Kota Cinta’ sebagai brand Parepare sejalan dengan arahan Presiden RI, Joko Widodo, yang disampaikan saat pembukaan rapat koordinasi nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia di Sentul International Convention Centre (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, kemarin.

“Seluruh kabupaten dan kota itu sudah harus mulai mendesain kotanya dengan baik, sehingga setiap kota dan kabupaten itu memiliki diferensiasi, maksimalkan potensi daerah yang ada, buat master plannya yang betul-betul memiliki visi kedepan, jangan semua kota dan kabupaten kota sama semua nama dan brandnya,” ujar Joko Widodo di hadapan Kepala Daerah dan forkopimda yang hadir.

Presiden Jokowi mengimbau agar kepala daerah membuat desain brand sesuai dengan potensi dan keunggulan wilayahnya masing-masing. Dia mencontohkan tidak ada salahnya jika brand daerah menggunakan nama buah, maupun musik.

“Misalnya kota pisang, kenapa tidak, hanya saja harus konsisten. Jadi tanam pisangnya harus banyak di kota itu, kemudian menyiapkan industri untuk pasca panen pisang, sehingga brand kota itu akan kelihatan,” ungkapnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 Mei 2026 13:20
Appi Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Inklusif untuk Semua ‎
SULSELSATU.com, ‎MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 di Lapangan...
News02 Mei 2026 12:10
Dirut Pelindo Tekankan HSSE dan Sinergi Operasional Saat Kunjungi Regional 4
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Achmad Muchtasyar melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pelindo Regional 4, Jumat (1/5/2026)....
Pendidikan02 Mei 2026 11:00
Mubes IKA Unhas Resmi Dimulai, Ramli Rahim: Mayoritas Dukung Amran Sulaiman Kembali Jadi Ketum
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) resmi digelar di Hotel Four Points by Sheraton ...
News02 Mei 2026 08:39
Layanan Pelindo Membaik, Kepuasan Pengguna Tembus 90 Persen
Tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap layanan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menembus angka di atas 90 persen....