Logo Sulselsatu

Karyawan Huawei Jadi Tersangka Korupsi BTS Kominfo

Hendra
Hendra

Rabu, 25 Januari 2023 10:32

Ilustrasi. (Foto: Int)
Ilustrasi. (Foto: Int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Karyawan PT Huawei Tech Investment MA (Mukti Ali) ditetapkan tersangka terkait dugaan korupsi penyediaan menara base trasceiver station (BTS) Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

AL ditetapkan tersangka atas dugaan pemufakatan jahat bersama Direktur Utama Bakti Kemkominfo Anang Achmad Latif (AAL).

“Adapun 1 orang tersangka tersebut yaitu MA (Mukti Ali) selaku Account Director of Integrated Account Departement PT Huawei Tech Investment,” kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kuntadi kepada wartawan, Rabu (25/1/2023).

Baca Juga : Kejagung Sita Aset Tersangka Jiwasraya Rp13,1 Triliun

Mukti disebut mengkondisikan pelaksanaan pengadaan BTS 4G sedemikian rupa sehingga ketika mengajukan penawaran harga PT Huawei Tech Investment langsung ditetapkan sebagai pemenang.

“Untuk mempercepat proses penyidikan, tersangka MA dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari terhitung sejak 24 Januari 2023 sampai dengan 12 Februari 2023,” katanya.

Atas perbuatannya itu, Mukti dijerat Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga : Kejagung Tahan Eks Dirut Jiwasraya Hendrisman Rahim

Kejagung telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyediaan menara BTS 4G dan infrastuktur pendukung 2,3,4 dan 5 BAKTI Kemenkominfo.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kuntadi mengatakan salah satu tersangka itu merupakan Direktur Utama BAKTI Kominfo Anang Achmad Latif (AAL).

Sementara untuk dua tersangka lainnya merupakan Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia berinisial GMS dan Tenaga Ahli Human Development (HUDEV) Universitas Indonesia Tahun 2020 berinisial YS.

Baca Juga : Rusuh, Jaringan Internet se-Papua Diblokir Kominfo

Kuntadi menjelaskan dalam kasus ini, sejatinya proyek pembangunan menara BTS 4G Bakti Kominfo dilakukan untuk memberikan pelayanan digital di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Dalam perencanaannya, Kominfo merencanakan membangun 4.200 menara BTS di pelbagai wilayah Indonesia.

(*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News02 Februari 2023 22:19
Dukung Produktivitas Usaha Warga, Amartha Foundation Resmikan Desa Digital
Amartha Foundation (Yayasan Tanggung Renteng Sejahtera) atau Amartha.org meresmikan program Desa Digital Amartha di Desa Tambu, Balaesang, Donggala, S...
Makassar02 Februari 2023 21:58
Tiga Proyek Besar yang Gagal Lelang, Danny: Kita Sempurnakan, Diselesikan November
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tiga Proyek besar Pemerintah Kota Makassar mengalami gagal lelang dalam tender dini 2022. Ketiga Proyek tersebut diketahu...
Sulsel02 Februari 2023 21:35
Pemkot Parepare Gerak Cepat Salurkan Bantuan ke Korban Banjir
SULSELSATU.com, Parepare — Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melaui Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat menyalurkan bantuan, pasca bencana banj...
Makassar02 Februari 2023 21:04
Bersama Kajati Sulsel Danny Pomanto Resmikan Rumah Dinas Asisten Kejati Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Raden Febrytrianto meresmikan Rumah Dina...