Logo Sulselsatu

PT Vale Bukukan EBITDA USD477 Juta pada 2022, Ditopang Harga Nikel yang Lebih Tinggi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 17 Februari 2023 12:34

Proses pematangan nikel sebelum siap dikemas (dokumen: istimewa)
Proses pematangan nikel sebelum siap dikemas (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.com, MAKASSARPT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dan entitas bersama perusahaan grup mengumumkan pencapaian kinerja keuangan yang telah diaudit untuk 2022. Perseroan membukukan EBITDA sebesar USD477 juta pada 2022, didorong oleh harga realisasi nikel yang lebih tinggi.

Harga realisasi rata-rata pada 2022 adalah 35 persen lebih tinggi dibandingkan harga tahun lalu. “Harga yang lebih tinggi ini tentunya membawa dampak positif bagi kinerja keuangan kami,” kata Febriany Eddy, CEO dan Presiden Direktur PT Vale, Jumat, (17/2/2023).

Namun demikian, dengan kenaikan harga komoditas yang signifikan pada 2022, Perseroan masih mampu mempertahankan biaya tunai dikisaran USD11.000 per ton.

Baca Juga : PT Vale Bersama Forkopimda Luwu Timur Kolaborasi Akselerasi Kemajuan Daerah

Grup mencatat penjualan sebesar USD1.179,4 juta pada 2022. 24 persen lebih tinggi dari penjualan yang tercatat pada 2021 sebesar USD953,2 juta disebabkan oleh harga realisasi rata-rata yang lebih tinggi.

Harga realisasi rata-rata pengiriman nikel dalam matte adalah USD19.348 per ton, lebih tinggi dari level 2021 sebesar USD14.309 per ton. Beban pokok pendapatan Grup pada 2022 sebesar USD865,9 juta, meningkat 23 persen dari USD704,3 juta pada 2021.

Penyebab utama kenaikan beban pokok pendapatan adalah harga bahan bakar dan batubara yang lebih tinggi.

Baca Juga : Perambahan Hutan di Kawasan PPKH, Gakkum Imbau Laporkan untuk Diproses Hukum

Produksi PT Vale pada 2022 sebesar 60.090 metrik ton nikel dalam matte, 8 persen lebih rendah dari produksi 2021 terutama disebabkan oleh adanya pelaksanaan proyek pembangunan kembali Tanur 4.

“Berhubung proyek telah selesai, kami optimis dapat mencapai volume produksi yang lebih tinggi pada 2023 sementara disaat yang bersamaan berupaya meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya operasi. Dalam melakukannya, kami tidak akan mengkompromikan nilai-nilai utama kami: Keselamatan jiwa merupakan hal terpenting, Menghargai kelestarian bumi dan komunitas kita,” katanya.

“Terlepas dari produksi yang lebih rendah, saya sangat mengapresiasi kerja keras seluruh karyawan di Perusahaan kami,” tambah Febri.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar18 April 2026 16:39
Komisi A DPRD Makassar, Dr. Udin Shaputra Malik Dorong Transparansi APBD
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Dr. Udin Shaputra Malik, melaksanakan kegiatan ...
Makassar18 April 2026 15:17
Waspada! Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut untuk Penipuan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap ma...
Makassar18 April 2026 13:57
Hadapi “Godzilla El Nino”, Perumda Air Minum Makassar Siapkan Strategi Berlapis Jaga Pasokan Air Bersih
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar meningkatkan status kesiapsiagaan menghadapi potensi kemarau ekstrem akibat fenomena ...
Bisnis18 April 2026 13:57
TIME Nobatkan Bank Mandiri sebagai Perusahaan Terbaik Indonesia
Bank Mandiri kembali menegaskan posisinya sebagai institusi keuangan terdepan melalui keberhasilannya mempertahankan pengakuan sebagai salah satu peru...