Logo Sulselsatu

Gagasan Besar Tentukan Kualitas Capres, tetapi Bak Mata Pisau Bermata Dua

Hendra
Hendra

Selasa, 21 Februari 2023 14:24

Ilustrasi. (Foto: Pixbay)
Ilustrasi. (Foto: Pixbay)

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Partai politik saat ini tengah menggalang koalisi untuk menentukan kandidat jagoan di Pemilu 2024 mendatang.

Sejauh ini, sudah tiga poros koalisi terbentuk jelang Pemilu 2024, yakni koalisi NasDem, Demokrat dan PKS dengan sosok bakal capresnya Anies Baswedan.

Sementara Gerindra-PKB membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang mendorong Prabowo Subianto sebagai capres.

Baca Juga : Kemenkes Catat 27 Kasus Kematian Petugas KPPS

Koalisi Indonesia Bersatu yang diinisiasi Golkar, PAN dan PPP, hingga saat ini belum menentukan figur yang akan mereka usung. Namun Golkar yang menjadi primadona dalam koalisi ini tengah membangun kominikasi dengan parpol di luar KIB.

Pengamat Komunikasi Politik UIN Alauddin Makassar, Dr Firdaus Muhammad menilai, manuver partai politik dengan membangun koalisi dan menentukan bacapres lebih dini dapat memberikan efek elektabilitas di Pemilu 2024 mendatang.

“Strategi partai usung bacapres tentu memberi efek elektabilitas (di Pemilu 2024) apalagi yang masif turun ke berbagai wilayah,” kata Firdaus kepada Sulselsatu.com, Selasa (21/2/2023).

Baca Juga : Dapatkan Diskon Belanja Berbagai Tenant Mal dalam Program Kingking Fun Pesta Demokrasi

Namun demikian, lanjut dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar itu, bacapres yang terlebih dahulu mendapat tiket ke pilpres akan berpengaruh ke daerah jika memiliki konsep yang jelas.

“Tetapi seharusnya kandidat itu menawarkan konsep yang memiliki nilai jual di masyarakat,” ujarnya.

Akan tetapi, bacapres juga harus lebih berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan ke publik, ibarat pisau bermata dua yang bisa memberikan efek positif sekaligus negatif ke partai.

Baca Juga : Prabowo-Gibran Unggul di TPS Wali Kota Makassar Danny Pomanto Memilih

“Risiko bila bacapres atau kandidat yang diusung membuat pernyataan negatif maka partai kena dampaknya,” katanya.

Namun Firdaus juga tak menampik, partai politik yang lebih dini mengusung bacapres sesuai harapan masyarakat, akan mempengaruhi elektabilitas partai di daerah.

“Efek elektabilitas justru dominan di daerah. Kandidat yang diusung membuat warga bakal memilih partai tersebut,” kata dia.

Baca Juga : Pj Gubernur Sulsel Apresiasi TPS di Gowa, Pemilih Pemula Dapat Coklat dan Penyandang Disabilitas Dipermudah

(*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Dedi/Hendrawijaya
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi24 Oktober 2026 18:34
Tallukarsa Pangan Jadi Strategi BI Kendalikan Inflasi
Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah pusat dan daerah memperkuat sinergi pengendalian inflasi pangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampu...
Sulsel24 Oktober 2026 18:14
Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gowa untuk terus meningkatk...
Ekonomi24 Oktober 2026 13:40
PT Vale Indonesia Tingkatkan Kapasitas Petani Binaan Terapkan Pertanian Organik
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kapasitas petani binaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, melalui pelatihan ekologi tanah dan pengelolaan perta...
Politik24 Oktober 2026 08:21
AHY Apresiasi 22 Tahun Pengabdian Ni’matullah Besarkan Demokrat Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan apresiasi atas pengabdian Ni’matullah Erbe sel...