Logo Sulselsatu

Intimidasi hingga Pemotongan Gaji, Pekerja China Adukan IMIP ke Komnas HAM

Hendra
Hendra

Senin, 27 Februari 2023 13:39

Karyawan PT IMIP. (Foto: Int)
Karyawan PT IMIP. (Foto: Int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Tiga pekerja asal China di PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Sulawesi Tengah mengadukan perusahaan mereka yang buruk kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Hal ini diungkap Firma Hukum AMAR & Kantor Hukum Kepentingan Umum.

Melansir CNN Indonesia dari CNA, Senin (27/2/2023), firma hukum ini menyebut bahwa para pekerja China tersebut mengalami kerugian fisik, psikologis hingga finansial selama bekerja di IMIP.

“(Pekerja) menderita banyak kerugian fisik, psikologis, finansial atas reputasi mereka sebagai manusia,” kata firma yang mewakili pekerja tersebut, Jumat (24/2/2023).

Baca Juga : Warga Adukan Vale ke Komnas HAM, Ketua KWAS Sebut Bukan Representasi Masyarakat Sorowako

Firma itu menyebut pekerja IMIP mengalami kondisi tempat kerja yang buruk termasuk kurangnya peralatan keselamatan dan pernapasan yang tepat. Selain itu, pekerja juga bekerja berjam-jam tanpa istirahat dan pemotongan gaji.

Tak hanya itu, paspor milik warga negara China juga ditahan dan ada larangan berserikat. Tiga pekerja China yang menandatangani pengaduan mengalami perlakuan seperti itu pada 2020 dan 2022.

Ketua Komnas HAM Uli Parulian Sihombing mengatakan saat ini pihaknya tengah mempelajari aduan dari pekerja tersebut.

Baca Juga : Mendibud Nadiem Makarim Diadukan ke Komnas HAM oleh Mahasiswa

“Memeriksa, mengusut, memantau pelanggaran hak di wilayah IMIP, apakah itu pekerja migran atau pekerja Indonesia,” katanya.

Indonesia telah mendorong mewujudkan ambisinya untuk mengembangkan wilayah Sulawesi Tengah menjadi pusat baterai kendaraan listrik regional karena cadangan nikelnya yang kaya.

Lebih dari selusin kesepakatan senilai lebih dari US$15 miliar telah ditandatangani dengan produsen global termasuk Hyundai, LG dan Foxconn hanya dalam waktu tiga tahun. Perusahaan China adalah investor besar lainnya di kawasan ini.

Baca Juga : Komnas HAM Prediksi Konflik Agraria Meningkat di Periode Kedua Jokowi

Namun industri ini bukannya tanpa masalah. Bulan lalu, kerusuhan pecah di provinsi yang sama di pabrik peleburan nikel milik Industri Nikel Jiangsu Delong China. Kerusuhan ini menewaskan dua orang, termasuk seorang warga negara China.

(*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar24 April 2024 13:26
Firman Pagarra Berbagi Inovasi KTR di Forum The 3rd Mayor Meeting For Eastern Indonesia
PJ Sekda Kota Makassar Firman Hamid Pagarra menyebutkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memiliki komitmen yang tinggi dalam mengimplementasian Kawas...
Hukum24 April 2024 12:27
Kakanwil Kemenkumham Sulsel Lantik 5 PPNS
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkumham Sulsel), Liberti Sitinjak melant...
Makassar24 April 2024 09:30
Ketua TP PKK Kota Makassar Apresiasi Pihak di Kecamatan Makassar
Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail dengan penuh rasa bangga mengapresiasi sejumlah pihak di Kecamatan Makassar....
Video23 April 2024 23:59
VIDEO: Presiden Jokowi Beri Sepeda kepada Siswa SMK Rangas Usai Dites Hafalan Pancasila
SULSELSATU.com – Dua Siswa SMK Rangas Mamuju, Sulawesi Barat, Menerima Sepeda dari Presiden Jokowi Setelah Tes Hafalan Pancasila. Momen di mana ...