SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi menerima kunjungan rombongan studi tiru Wali Kota Tarakan dr Khairul di Balaikota Makassar, Jumat (4/8/2023).
Kunjungan studi tiru ini terkait keinginan besar Pemerintah Kota Tarakan untuk memperbaiki sistem perpajakan di daerahnya.
Fatmawati Rusdi pun menyambut baik kedatangannya. Ia didampingi Asisten II Rusmayani Madjid, Kepala Badan Pendapatan Daerah Makassar Firman Hamid Pagarra dan tim dari Bank Sulselbar.
Baca Juga : 13 Grup Tampil di iForte National Dance Competition Makassar, Mahasiswa Papua Kantongi Juara
Fatmawati Rusdi menjelaskan kota Makassar dalam beberapa tahun terakhir terus memperbaiki sistem perpajakannnya.
Langkah awal yang dilakukan dengan mendata dan memetakan ulang daftar wajib pajak yang ada di Kota Makassar.
Dengan begitu, wajib pajak dapat terpantau dengan baik. Kata Fatmawati, perpajakan di Kota Makassar dibawahi langsung oleh Bapenda dan dimonitor secara online.
Baca Juga : Operasi Lutut Robotik Pertama di Indonesia Timur Kini Hadir di Siloam Hospitals Makassar
Tak hanya itu, untuk memudahkan pelayanan pajak. Pemkot Makassar melalui Bapenda mengeluarkan satu aplikasi jitu yakni aplikasi Pakinta atau disebut dengan Pajak Terintegrasi Terdigitalisasi.
“Jadi ini dilakukan guna memudahkan layanan akses bayar pajak daerah di Makassar,” ucap Fatmawati.
Sementara, Wali Kota Tarakan, dr Khairul nampak sangat memperhatikan detail setiap penjelasan sistem Pakintaki tersebut.
Baca Juga : Maju Pilketos SMA Bosowa Makassar, Muqaddimal Mukrimin Siapkan Visi Misi Kembangkan Potensi Siswa
Ia pun melontarkan banyak pertanyaan. Salah satunya bagaimana meminimalisir daftar wajib pajak PBB yang banyak tidak dihiraukan oleh wajib pajak.
“Setelah beberapa jam kami berbincang dan bertanya tentang sistem. Kami tidak salah berkunjung ke Makassar untuk mempelajari sistem perpajakannya,” ungkap Kahirul.
Ia pun sesegera mungkin akan memperbaiki sistem pajak di Kota Tarakan.
Baca Juga : Bertema Double One dan Double Impact, SMP Telkom Makassar Maknai Usia 11 Tahun Jadi Gerakan
“Kita bawa pulang ilmu dari Makassar. Kita pelan-pelan ubah sistem perpajakan kita di sana. Biar kota kita juga semakin maju seperti Makassar,” tukas Khairul.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar