Logo Sulselsatu

OJK Tegaskan Upaya Meningkatkan Tata Kelola Industri Jasa Keuangan di Forum Internasional

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 26 April 2024 21:01

 Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena dalam Forum of Firms (FoF) Meetings di Singapura. Foto: Istimewa.
Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena dalam Forum of Firms (FoF) Meetings di Singapura. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JAKARTAOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya mendorong penguatan peran profesi penunjang sebagai bagian dari implementasi three lines model yang penting dalam meningkatkan tata kelola Industri Jasa Keuangan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena dalam Forum of Firms (FoF) Meetings yang dilaksanakan pada 22-24 April 2024 di Singapura.

Pertemuan tersebut merupakan rangkaian dari International Federation of Accountants (IFAC) Asia Pasific Sustainability Exchange. Dihadiri oleh Senior Partner Global dan Regional dari Kantor Akuntan Publik anggota FoF, serta regulator dan penyusun standar akuntansi di wilayah Asia Pasifik.

Baca Juga : OJK Nilai Penting Optimalisasi Penggunaan Teknologi Bagi Pengembangan Profesi Internal Audit

“OJK sebagai regulator telah banyak mendorong governansi di industri jasa keuangan dalam kerangka three lines model di Sektor Jasa Keuangan, di mana pada lini kedua dari model tersebut adalah melalui peran profesi penunjang, di antaranya profesi akuntan publik,” kata Sophia.

Lebih lanjut, Sophia menyampaikan bahwa OJK telah menerbitkan Peraturan OJK Nomor 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan (POJK AP KAP) yang menekankan kewajiban KAP asing untuk melakukan quality control dan training terhadap KAP lokal yang terafiliasi.

Selain itu, POJK tersebut juga mencakup harmonisasi pembatasan penggunaan jasa audit (rotasi) akuntan publik sesuai dengan kode etik profesi akuntan publik dan peraturan perundang-undangan tentang praktik akuntan publik.

Baca Juga : Pengumuman! OJK Telah Mencabut Izin Usaha Perusahaan TaniFund

Sophia juga menjelaskan langkah-langkah penguatan koordinasi dengan Pusat Pembinaan Profesi Keuangan – Kementerian Keuangan.

Langkah tersebut untuk menindaklanjuti Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), khususnya terkait pertukaran data untuk mendukung perizinan, pendaftaran, dan pengawasan terhadap AP dan KAP, serta diskusi penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah terkait Financial Report Single Window.

FoF adalah asosiasi jaringan kantor akuntan internasional yang melaksanakan audit laporan keuangan yang dapat digunakan lintas batas negara.

Baca Juga : OJK Bersama MUI Komitmen Perkuat Sektor Keuangan Syariah

Sampai saat ini beranggotakan 35 kantor akuntan publik di seluruh dunia dan bertujuan untuk mempromosikan standar kualitas yang konsisten dan tinggi pelaporan keuangan dan praktik audit di seluruh dunia.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel18 Mei 2024 16:30
Dirjen Bimas Hindu Buka Musda Peradah Sulsel: Pemuda Hindu Harus Jadi Pencerah Masyarakat
Dewan Pimpinan Provinsi Perhimpunan Pemuda Hindu (DPP Peradah) Indonesia Sulsel menggelar kegiatan Lokasabha (Musyawarah Daerah) XII dan Seminar Kepem...
Makassar18 Mei 2024 16:06
Baznas RI Nobatkan Danny Pomanto Jadi Duta Zakat Indonesia
Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto dinobatkan sebagai Duta Zakat Indonesia....
Makassar18 Mei 2024 15:43
Danny Pomanto Lantik 5.975 Pj RT-RW Sebagai Amil Zakat Perorangan
Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto melantik 5.975 Pj RT-RW sebagai amil zakat perorangan....
Bisnis18 Mei 2024 13:17
Pelindo Sinergi BUMN Bersama Pindad Teken Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Lahan Pengelolaan Ikan
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melakukan sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan PT Pindad International Logistic melalui penandatanganan per...