Logo Sulselsatu

Progres Pembangunan Bendungan Jenelata Terus Berjalan, Siap Aliri 3 Daerah

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 16 Mei 2024 12:34

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan hadir langsung mendampingi Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin untuk meninjau progres pembangunan Bendungan Jenelata. Foto: Istimewa.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan hadir langsung mendampingi Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin untuk meninjau progres pembangunan Bendungan Jenelata. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, GOWA – Pembangunan Bendungan Jenelata yang terletak di Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa terus berjalan sejak dikerjakan pada Desember 2023 lalu.

Salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Sulsel ini rencananya akan mengaliri tiga daerah yakni, Kabupaten Gowa, Maros dan Takalar.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan hadir langsung mendampingi Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin untuk meninjau progres pembangunan untuk memastikan proses pengerjaannya sesuai target.

Baca Juga : Resmi Jabat Bupati, Darmawangsyah Muin Fokus Bereskan Utang Pemkab Gowa dan Hak ASN

Adnan mengatakan, proses pembangunan Bendungan Jenelata ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar hingga dapat selesai dan difungsikan sesuai target.

Termasuk, terus memantau proses pengerjaannya dapat berjalan sesuai rencana, tanpa kendala sesuai petunjuk yang diberikan pemerintah pusat dan provinsi.

“Alhamdulillah sampai dengan hari ini berkat petunjuk Gubernur Sulsel mampu menyelesaikan seluruh permasalahan-permasalahan yang akan timbul dan tidak menghalangi proses pembangunan ini,” ungkapnya disela-sela peninjauan, Rabu (15/5/2024).

Baca Juga : Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional

Ia mengatakan, saat ini pembebasan lahan akan terus dilakukan oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, meskipun terdapat beberapa kendala karena adanya penataan lokasi.

Sebab, sebagian lokasi terdapat kawasan hutan sehingga saat ini terjadi penundaan pembayaran.

“Salah satu kendalanya karena penetapan lokasi, namun solusi kami kepada pihak balai agar sebaiknya yang tidak masuk dalam kawasan hutan agar segera dibayarkan karena memang secara syarat, prosedur dan mekanisme ini sudah tidak ada masalah. Jadi kami minta bantuan pak gubernur untuk mengkomunikasikan dengan Kejati agar bisa sesuai prosedur hukum yang berlaku dan pembayaran pembebasan lahan bisa segera dilanjutkan,” jelasnya.

Baca Juga : Plt Bupati Gowa Darmawansyah Muin Dorong UMKM Masuk Pasar Haji

Sementara Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin mengatakan, akan terus memantau proyek startegis yang menjadi perhatian pemerintah pusat agar berjalan sesuai yang ditargetkan.

“Hari ini kami sengaja melakukan kunjungan ke lokasi proyek strategis yang menjadi prioritas dan atensi Bapak Presiden salah satunya pembangunan Bendungan Jenelata untuk melihat progresnya dan memastikan apa yang diarahkan oleh bapak presiden yaitu jangan sampai ada proyek-proyek atau program-program pusat di daerah itu terhambat,” katanya.

Selain itu, pihaknya menyebut akan mengkomunikasikan terhadap stakeholders terkait agar kendala-kendala teknis dilapangan bisa teratasi terutama adanya pendampingan hukum, sehingga proyek pembangunan berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga : Pegang Siri’ na Pacce, Sikap Keluarga Besar Husniah Talenrang Diapresiasi Akademisi hingga Netizen

“Memang ada hal yang secara teknis harus dikomunikasikan untuk mempercepat terutama soal pengadaan lahan menyesuaikan tata lingkungan disini, nah kita lihat progresnya sangat baik dan akselarasi pembangunan sangat positif,” tambah Bahtiar.

Ditempat yang sama, Kepala Satker Bendungan Jenelata IGN Carya Andi Baskara menyampaikan, pembangunan Bendungan Jenelata ini merupakan proyek terpadu dari sistem pengelolaan sumber daya air terutama di Kabupaten Gowa.

Bendungan mampu menampung hingga 223 juta m³ air yang ditargetkan selesai pada 2028 mendatang.

Baca Juga : Direktur Keamanan PT TRK Pimpin Blokade Total PSN Pomalaa, Tantang dan Maki Aparat TNI

“Desember 2023 kita lakukan ground breaking, untuk sekarang progres sudah 2,1 persen dan kita sudah mulai penggalian untuk maindam. Harapan kami dengan dukungan dari pak gubernur dan pak bupati untuk percepatan pengadaan lahan ini kita akan dorong lebih cepat lagi dan bisa mencapai 8-10 persen diakhir 2024,” harapnya.

Pembangunan Bendungan Jenelata telah melalui beberapa tahapan. Pertama, pada 2019 dilakukan re-desain. Kedua, pada 2022 dilakukan penandatanganan kontrak, dan Desember 2023 mulai dilakukan groundbreaking sebagai tanda dimulainya pengerjaan proyek.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....
Hukum02 November 2026 16:07
Polda Sulsel Larang Personel dan Pegawai Isap Vape Cegah Penyalahgunaan Narkotika
SULSELSATU, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melarang seluruh personel kepolisian dan Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), menggunakan ro...