Logo Sulselsatu

Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi Geruduk Kantor Bawaslu Makassar, Ini Tuntutannya

Asrul
Asrul

Senin, 10 Juni 2024 16:38

Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi mendatangi Kantor Bawaslu Makassar. Foto/SS
Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi mendatangi Kantor Bawaslu Makassar. Foto/SS

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar digeruduk oleh puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi.

Mereka mendatangi Kantor Bawaslu di Jalan Letjen Hertasning pada Senin (10/6/2024) dan meminta agar Ketua Bawaslu Dede Arwinsyah dicopot dari jabatannya.

Aksi demo yang dipimpin Rahul selaku Jendral Lapangan mengatakan Bawaslu sewenang-wenang dalam memutuskan perkara dugaan money politic yang diduga dilakukan oleh Caleg terpilih DPRD Makassar dari Perindo atas nama Yulius Patandianan.

Baca Juga : Bawaslu Makassar Tutup Program Ngabuburit Pengawasan Ramadan di Kampus Unibos

“Kami datang kesini untuk merespon putusan Bawaslu yang memutuskan secara sepihak terkait adanya money politik yang dilakukan salah satu calon legislatif pada pemilu kemarin, di Dapil 3 Biringkanaya dan Tamalanrea, Partai Perindo, dokter Yulius Patandianan,” kata Rahul kepada wartawan.

Rahul menyampaikan bahwa, pihaknya telah melayangkan laporan resmi ke Bawaslu disertai dengan bukti-bukti lengkap terkait dugaan adanya permainan uang.

“Kami punya bukti dan sudah dilaporkan, putusan Bawaslu dinilai (Yulius) tidak bersalah, bukti yang kami kumpulkan sudah ada semua, bukti fisik juga sudah ada, mulai dari amplop, rekaman, hingga bukti transport ada kami pegang,” tuturnya.

Baca Juga : Ketua Bawaslu Makassar Dede Arwinsyah Raih Gelar Doktor Hukum Usai Bahas Hak Politik Eks Narapidana

Rahul menyebutkan, tindakan money politic Caleg Perindo tersebut dinilai merugikan masyarakat, karena sudah jelas mencederai nilai demokrasi dalam sebuah kontestasi Pileg.

“Teman-teman sudah aksi, ini jilid dua, bulan Mei pernah aksi, ketika kami sudah mendapatkan data dan bukti kami turun demonstrasi adanya money politik, setelah melalui tahapan Bawaslu mengeluarkan keputusan sepihak tanpa adanya kesalahan dari salah satu pertimbangan,” tuturnya.

“Copot ketua Bawaslu, karena mengeluarkan secara sepihak, PK kembali putusan yang dikeluarkan dari Bawaslu,” tambahnya.

Baca Juga : Bawaslu Makassar Serahkan Santunan untuk Ahli Waris PKD yang Gugur saat Bertugas

Berdasarkan pantauan media, tak seorang pun Komisioner Bawaslu terlihat, menurut keterangan staf mereka sedang tugas keluar daerah.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...