Logo Sulselsatu

Tak “Direkeng” Demokrat, Seto Sebut Hanya Butuh Rekomendasi B1 KWK

Asrul
Asrul

Rabu, 03 Juli 2024 15:28

Andi Seto Asapa. Foto/SS
Andi Seto Asapa. Foto/SS

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bakal calon Wali Kota Makassar Andi Seto Asapa merespon sikap Partai Demokrat yang tak memberi surat tugas kepadanya, padahal sudah mengikuti tahapan di partai berlambang Mercy itu.

Seto mengaku, tetap menjalin komunikasi dengan Demokrat, surat tugas yang diberikan kepada kandidat lain menurutnya bukan jaminan bisa mendapat rekomendasi final untuk diusung.

“Saya pikir, itu adalah kebijakan dari partai Demokrat sendiri. Tetap kami komunikasi dengan Demokrat jalan terus, dan tentu ini akan kami bangun terus. Karena kan yang jadi patokan bukan surat tugas, tetapi yang jadi patokan adalah B1 KWK (rekomendasi final),” jelas Seto kepada wartawan di posko pemenangannya tadi malam.

Baca Juga : AHY Apresiasi 22 Tahun Pengabdian Ni’matullah Besarkan Demokrat Sulsel

Eks Bupati Sinjai itu mengaku juga akan menjali komunikasi dengan kandidat yang telah mendapatkan surat tugas dari Demokrat

“Sementara semua informasi yang kami kumpulkan, semua informasi tentang siapa yang mendapatkan surat tugas, ini tentu menjadi salah satu pemikiran kami dalam membangun komunikasi. Sehingga harapan kami mudah-mudahan dengan komunikasi yang kita bangun, mudah-mudahan lebih jelas komunikasinya, mengerucut ke siapa,” ungkap kader Partai Gerindra itu.

“Karena kan kita tahu sendiri, saat ini sudah banyak calon, ya kalau ada yang sudah dapat surat tugas, mungkin kalau kita mau berkoalisi, atau berpasangan, sama orang-orang yang sudah mendapat surat tugas,” sambungnya.

Baca Juga : Peluang Appi Pimpin Demokrat Sulsel Terbuka Lebar

Sebelumnya, diberitakan DPD Demokrat Sulsel hanya memberikan surat tugas ke Rahman Bando dan Adi Rasyid, sementara Seto, Indira Yusuf dan Munafri Arifuddin tak mendapatkan.

Ketua Demokrat Sulsel, Ni’matullah mengaku tak mau memaksakan diri untuk memberikan surat tugas kepada figur yang komunikasinya kurang baik.

“Kita tidak mungkin mengemis, sementara komunikasinya tidak ada. Jadi ada persoalan komunikasi saat proses pengusulan di Jakarta,” ungakpanya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....
Hukum02 November 2026 16:07
Polda Sulsel Larang Personel dan Pegawai Isap Vape Cegah Penyalahgunaan Narkotika
SULSELSATU, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melarang seluruh personel kepolisian dan Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), menggunakan ro...