Logo Sulselsatu

PT Vale Catat Laba Positif di Triwulan Ketiga 2024 Meski Harga Nikel Menurun

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 30 Oktober 2024 19:43

Produksi nikel PT Vale dalam metrik ton. Foto: Istimewa.
Produksi nikel PT Vale dalam metrik ton. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSARPT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mencatat kinerja triwulan ketiga tahun 2024 (3T24). Produksi nikel dalam periode tersebut sebesar 18.008 metrik ton (t).

Selama periode sembilan bulan pada 2024 ini (9M24), produksi nikel PT Vale mengalami peningkatan 9 persen dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang mencapai 52.783 t. Secara tahunan, produksinya naik 2 persen.

Hasil positif ini dapat dikaitkan dengan peningkatan rata-rata kadar bijih nikel dari operasi penambangan PT Vale yang mencapai 1,79 persen (+4 persen dibandingkan dengan 2T24)

Baca Juga : PT Vale Dukung Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Pomalaa, Terbuka terhadap Masukan

Chief Financial Officer Rizky Putra mengatakan, sejalan dengan peningkatan produksi pada 3T24 dan 9M24, PT Vale mencatat peningkatan pengiriman nikel matte sebesar 1 persen secara triwulanan dan 6 persen secara tahunan.

“Terkait produksi nikel matte di operasi Sorowako, kami optimis dapat mencapai target sekitar 70.800 t pada akhir 2024. Kami juga bermaksud untuk melakukan penjualan perdana bijih pada triwulan keempat tahun ini (tunduk pada persetujuan revisi RKAB),” kata Rizky.

Meskipun dihadapkan pada tantangan, terutama dari penurunan harga yang berkelanjutan pada 3T24, PT Vale berhasil mencatat pendapatan sebesar AS$229,8 juta atau Rp3,6 triliun pada triwulan tersebut.

Baca Juga : Update Proyek dan Hilirisasi dalam RDP DPR KomisI XII, PT Vale Indonesia Jelaskan Kepatuhan dan Kepastian Operasional

Harga realisasi rata-rata berada pada AS$12.948 untuk triwulan ketiga dan AS$13.262 per ton selama sembilan bulan pertama 2024.

Angka tersebut menunjukkan penurunan masing-masing sebesar 9 persen dan 29 persen dibandingkan dengan harga realisasi rata-rata pada 2T24 dan 9M23.

“Sementara itu, biaya atas pendapatan pada 3T24 sedikit meningkat sebesar 2% dibandingkan 2T24, namun turun sebesar 3 persen pada 9M24 dibandingkan dengan biaya atas pendapatan 9M23,” ungkap Rizky.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel03 Februari 2026 08:13
Rakornas 2026 di Bogor, Wali Kota Tasming Hamid Dukung Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
SULSELSATU.com, BOGOR – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan ...
Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...