Logo Sulselsatu

Produksi Beras Nasional 2025 Dipastikan Aman, Pemerintah Optimis Capai Target

Asrul
Asrul

Rabu, 08 Januari 2025 10:28

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin keamanan produksi beras nasional di tahun 2025. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional pada awal tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Arief Cahyono, menjelaskan bahwa meskipun dampak El Nino sempat menekan produksi pada awal 2024, pemerintah berhasil mengatasi tantangan tersebut melalui berbagai program strategis.

“Intervensi melalui pompanisasi dan optimasi lahan rawa (Oplah) berhasil menambah produksi beras hingga 1,5 juta ton pada Agustus hingga Desember 2024,” ujar Arief, Rabu (8/1/2025).

Baca Juga : Stok Beras Tembus 5 Juta Ton, Mentan Amran Minta Kampus Fokus Hilirisasi Teknologi Pertanian

Memasuki awal 2025, tren peningkatan produksi beras terus berlanjut. Data BPS mencatat lonjakan produksi sebesar 37,25% di Januari dan 50,10% pada Februari dibandingkan tahun lalu.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, bahkan menargetkan produksi padi nasional mencapai 32 juta ton, lebih tinggi dari capaian 30 juta ton pada 2024.

Untuk mewujudkan target tersebut, pemerintah mengucurkan dana Rp12 triliun guna membangun dan merevitalisasi jaringan irigasi pertanian di berbagai daerah. Selain meningkatkan produktivitas, langkah ini diharapkan mampu mempercepat distribusi air ke lahan pertanian.

Baca Juga : MBG Bukan Sekadar Program Gizi, Mentan Amran Sebut Gerakkan Ekonomi Desa

Di samping itu, pemerintah memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi sepanjang 2025. Melalui Kepmentan Nomor 644 Tahun 2024, sebanyak 9,55 juta ton pupuk bersubsidi dengan anggaran Rp46,8 triliun telah dialokasikan.

“Kami telah menyederhanakan mekanisme distribusi pupuk bersubsidi. Mulai Januari 2025, petani bisa langsung menebus pupuk tanpa birokrasi yang berbelit,” terang Arief.

Selain menjaga produksi, pemerintah juga memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai level tertinggi dalam lima tahun terakhir, yakni 2 juta ton.

Baca Juga : Mentan Amran Ungkap Strategi Indonesia Keluar dari Ketergantungan Impor

Arief menegaskan bahwa dengan stok yang melimpah dan produksi yang terus meningkat, pemerintah memutuskan untuk menghentikan impor beras pada 2025.

“Keputusan ini membuktikan keseriusan pemerintah dalam menjaga kedaulatan pangan. Selain itu, Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan harga pembelian pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen naik dari Rp6.000 menjadi Rp6.500 per kilogram,” ungkap Arief.

Kementan juga meminta Perum Bulog memperkuat penyerapan gabah dari petani. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kestabilan harga di tingkat petani dan menjamin ketersediaan beras nasional.

Baca Juga : Di Forum PSBM XXVI, Amran Sulaiman Ajak Saudagar Bugis Makassar Perkuat Ekonomi Nasional

“Kami optimis, dengan kerja sama yang solid antara pemerintah, petani, dan semua pemangku kepentingan, produksi beras tahun ini dapat memenuhi kebutuhan nasional tanpa kekurangan,” pungkas Arief.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama14 September 2026 22:49
Mulai 15 September, Pengisian BBM di Jeneponto Berlaku Sistem Plat Ganjil-Genap
SULSELSATU.com, JENEPONTO – Pengisian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kabupaten Jeneponto mulai Selasa, 15 September 2026, akan menerap...
News14 September 2026 20:48
Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat standar keamanan fasilitas pelabuhan di wilayah kerja Regional 4 melalui pelatihan kompetensi...
Video14 September 2026 19:57
VIDEO: Polisi Berhasil Sita 18.905 liter BBM Subsidi dari 17 Tersangka di Sulsel
SULSELSATU.com – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menyita 18,9 kiloliter (KL) bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dari 17 tersangka dalam 10 kasu...
Makassar14 September 2026 16:51
Kapolda Sulsel Bantah Kecolongan Passobis Sidrap: Penangkapan Polda Jabar Hasil Kerja Sama
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro membantah pihaknya kecolongan terkait kasus penangk...