Logo Sulselsatu

Prof Fadjry Djufry Pastikan Ketersediaan Pupuk untuk Petani Sulsel, Distribusi Dipermudah

Asrul
Asrul

Minggu, 02 Februari 2025 13:49

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Fadjry Djufry, menegaskan bahwa ketersediaan pupuk bagi petani di Sulsel tetap terjaga. Upaya ini dilakukan untuk mendukung target swasembada pangan, terutama di musim tanam saat ini.

Saat meninjau langsung tiga kapal pengangkut pupuk di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, pada Jumat (31/1/2025), Prof. Fadjry memastikan bahwa distribusi pupuk ke petani akan lebih cepat dan lancar.

Bersama Pupuk Indonesia dan Kementerian Pertanian, ia telah mengambil langkah konkret memangkas hambatan dalam arus distribusi pupuk dari pusat hingga ke tingkat Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

“Kementerian Pertanian telah mempercepat proses distribusi agar petani bisa lebih cepat mendapatkan pupuk. Kami memangkas jalur-jalur yang sebelumnya memperlambat penyaluran,” ujar Prof. Fadjry.

Saat ini, stok pupuk yang tersedia dan yang akan datang di Sulsel mencapai 40 ribu ton pupuk urea dan 8 ribu ton pupuk MPK. Ia berharap jumlah tersebut mencukupi kebutuhan petani hingga akhir tahun.

“Saat ini kita berada di musim tanam Oktober hingga Maret (Okmar). Sesuai arahan Menteri Pertanian, jangan sampai ada kendala distribusi. Dengan stok yang ada, kami optimistis kebutuhan petani bisa terpenuhi,” jelasnya.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Sementara itu, Kepala Distributor Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua Pupuk Indonesia, Marten, menyampaikan bahwa distribusi pupuk dilakukan secara bertahap dengan pengapalan setiap bulan.

Pihaknya akan mengelola distribusi hingga ke gudang lini tiga di kabupaten-kabupaten sebelum didistribusikan ke petani melalui distributor resmi.

“Sistem distribusi masih sama, melalui distributor yang ada. Pada pertengahan Februari, kami akan mulai sosialisasi kepada Gapoktan agar distribusi berjalan lebih efektif,” kata Marten.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Ia juga menambahkan bahwa selain di Makassar, pembongkaran pupuk dilakukan di Pelabuhan Parepare dan Pelabuhan Palopo, di mana kapal berkapasitas 3.000 ton akan menyuplai wilayah-wilayah sekitar Palopo.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum05 November 2026 23:08
Dikawal LBH Anak Rakyat, Santunan Rp150 Juta Ahli Waris Awak Kapal Tuntas Dibayar
SULSELSATU, MAKASSAR – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak Rakyat sukses mengawal pemenuhan santunan sebesar Rp150 juta kepada ahli waris almarhum ...
Politik05 November 2026 21:18
Bedah Pemikiran Tjokroaminoto dan Ali Shari’ati, PKB Rumuskan Sosialisme ala Indonesia
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai mengkaji konsep sosialisme Islam sebagai salah satu gagasan untuk membangun sistem ...
Bisnis05 November 2026 19:45
Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan Toyota
Kalla Transport & Logistics meraih tiga penghargaan dalam ajang Facing Depot Annual Meeting & Logistic Partner Annual Meeting 2026 yang disele...
Ekonomi05 November 2026 19:01
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan tiga pedoman produk perbankan syariah untuk memperkuat pembiayaan sektor riil, termasuk kebutuhan usaha dan r...