Logo Sulselsatu

Kamrussamad Tegaskan Dana Desa Jadi Kekuatan Inti Atasi Pengangguran

Asrul
Asrul

Kamis, 17 April 2025 12:23

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XI DPR RI, Kamrussamad menegaskan bahwa Dana Desa merupakan kekuatan inti dalam mengurangi pengangguran dan menggerakkan roda perekonomian di wilayah pedesaan.

Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa yang digelar oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di Hotel Four Points by Sheraton, Makassar, Kamis (17/4/2025).

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua BPK RI Budi Prijono sebagai keynote speaker, Bupati Maros H.A.S Chaidir Syam, Forkopimda Kabupaten Maros, para kepala desa, ketua BPD, lurah, serta tokoh masyarakat dari seluruh penjuru Kabupaten Maros.

Baca Juga : KPP Sulsel Ajak Perempuan Parlemen Hadirkan Kebijakan Pro Perempuan dan Anak

Dalam sambutannya, Kamrussamad menyampaikan pentingnya sinergi antara DPR, BPK, dan pemerintah daerah untuk menciptakan sistem tata kelola Dana Desa yang transparan, efisien, dan akuntabel. Menurutnya, pengelolaan yang tepat akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

“Awal kesuksesan desa dimulai dari proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pelaporan yang baik. Pengelolaan dana desa harus mengedepankan prinsip spending better-belanja yang berkualitas, tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat manfaat. Ini bisa membuka lapangan kerja serta menciptakan sumber-sumber produksi baru di desa,” tegasnya.

Kamrussamad menambahkan, komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan desa tercermin dari alokasi Dana Desa yang terus meningkat. Untuk Kabupaten Maros sendiri, alokasi tahun ini naik menjadi Rp78 miliar. Sementara secara nasional, Dana Desa mencapai lebih dari Rp880 miliar.

Baca Juga : DPRD Sulsel Desak Pemprov Segera Bayar Bonus Atlet PON, Deadline Sepekan

Tak hanya mendorong pengelolaan keuangan yang transparan, politisi Partai Gerindra itu juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi desa melalui pembentukan Koperasi Merah Putih. Ia menyebut koperasi ini akan dilaunching pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional.

“Koperasi Merah Putih adalah bentuk kelembagaan yang lebih terintegrasi dan akuntabel. Pendanaannya akan melibatkan APBN, APBD, dan dukungan dari perbankan nasional maupun sektor swasta. Ini jadi pilar penting dalam memperkuat ekonomi desa ke depan,” ujar politisi asal Sulawesi Selatan tersebut.

Terkait pendanaan koperasi, Kamrussamad menjelaskan bahwa alokasi khusus masih dalam proses usulan. Namun demikian, ia optimistis koperasi ini akan mendapat dukungan penuh, mengingat besarnya potensi dampak positif terhadap perekonomian desa.

Baca Juga : DPW PAN Sulsel Siap Susun Kepengurusan Baru, Target Rampung Juli

Menanggapi rencana tersebut, Bupati Maros H.A.S. Chaidir Syam menyampaikan bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti dengan melakukan sosialisasi dan pendataan koperasi yang ada di desa.

“Dari 80 desa di Maros, sudah ada sekitar 20 koperasi yang aktif. Kami tengah mengkaji koperasi mana saja yang bisa dijadikan Koperasi Merah Putih, dan juga mendorong pembentukan koperasi baru di desa-desa yang belum memiliki,” jelas Chaidir.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh program Presiden dalam membentuk Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga : Chaidir Syam Tegaskan Siap Pimpin PAN Sulsel, Janjikan Kepengurusan yang Solid

Kamrussamad juga mengapresiasi capaian Kabupaten Maros dalam mendorong peningkatan status desa. Jika sebelumnya jumlah desa mandiri masih minim, kini telah mengalami peningkatan signifikan. Ia berharap, dana desa mampu mempercepat penurunan angka kemiskinan, khususnya yang masih menyentuh angka 30 ribu jiwa di wilayah Maros.

“Dengan dana desa yang tepat guna, desa tertinggal bisa dikikis. Kita ingin desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri, inovatif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kamrussamad menegaskan bahwa DPR RI bersama BPK akan terus mengawal proses pengawasan dan implementasi Dana Desa, agar penggunaannya tidak hanya memenuhi aspek legalitas, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat desa.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel03 Februari 2026 08:13
Rakornas 2026 di Bogor, Wali Kota Tasming Hamid Dukung Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
SULSELSATU.com, BOGOR – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan ...
Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...