SULSELSATU.com MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan pihak swasta dalam penyelenggaraan event internasional seperti Makassar International Eight Festival and Forum (F8).
Ia menyatakan bahwa Pemkot siap memberikan dukungan, namun tidak lagi harus menjadi pelaksana utama.
“Kenapa tidak? Kalau memang untuk mendukung kegiatan yang ada di Makassar, yang bisa mendatangkan banyak tamu, baik wisatawan lokal maupun mancanegara, kenapa tidak?” ujar Munafri, Selasa (6/5/2025).
Menurutnya, event seperti F8 memiliki potensi besar dalam menggerakkan sektor pariwisata dan perhotelan di Makassar, termasuk mengisi kamar-kamar kosong di berbagai hotel.
Munafri menegaskan bahwa Pemkot kini lebih memilih berperan sebagai fasilitator dibanding pelaksana.
“Saya selalu tekankan, jangan selalu jadi EO. Biarkan penggiat ekonomi dan komunitas kreatif yang bergerak, kita support lewat APBD. Kalau bagus, tahun depan kita tambah lagi. Kalau tidak, kita evaluasi,” jelasnya.
Selain menyoroti pentingnya F8, Munafri juga menekankan perlunya pengelolaan event yang lebih kreatif dan profesional oleh Dinas Pariwisata.
Ia mendorong agar setiap kegiatan yang digelar harus menampilkan kekhasan Makassar secara lebih kuat dan berdampak langsung pada pemberdayaan ekonomi lokal.
Event F8 sendiri merupakan salah satu agenda tahunan terbesar Kota Makassar yang menyajikan delapan elemen, mulai dari fashion, film, food, hingga folk, dan telah menjadi magnet wisatawan domestik maupun internasional sejak beberapa tahun terakhir.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar