Logo Sulselsatu

Meity Rahmatia Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Dirikan Koperasi, Tapi Ingatkan Soal Tujuan Nyata

Asrul
Asrul

Kamis, 15 Mei 2025 09:20

Anggota DPR RI Meity Rahmatia. Ist
Anggota DPR RI Meity Rahmatia. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PKS, Meity Rahmatia, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat Kementerian Hukum dan HAM dalam mendukung program nasional pendirian Koperasi Merah Putih yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Meity, terobosan ini patut mendapat dukungan penuh karena selaras dengan semangat pemerataan ekonomi berbasis kerakyatan.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, bersama lebih dari 20 kementerian dan lembaga untuk mempermudah pendirian 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia—sebuah target ambisius dalam program pemerintahan Prabowo.

Baca Juga : Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar

“Langkah cepat Pak Menkum patut diapresiasi. Indonesia butuh kebijakan yang bisa langsung menyentuh masyarakat, terutama di wilayah pesisir dan pedesaan,” ujar Meity, Kamis (15/5/2025).

Menurut Supratman, skema baru perizinan memungkinkan pendaftaran koperasi secara massal dan cepat, bahkan bisa mencapai ribuan unit dalam waktu singkat. “Dalam 2×24 jam bisa didaftarkan hingga 24.000 koperasi. Maka, target 80 ribu koperasi bisa tercapai hanya dalam empat hari,” ungkapnya dalam keterangan terpisah.

Meity menilai terobosan ini bukan hanya soal kecepatan, tapi juga soal efektivitas pemerintahan dalam mengeksekusi program prioritas.

Baca Juga : Doa untuk Palestina Menggema di Acara Ramadan Meity Rahmatia

Meity menilai program koperasi merah putih sangat sejalan dengan prinsip ekonomi Pancasila serta cita-cita pembangunan ekonomi yang tertuang dalam UUD 1945.

Namun, Meity juga mengingatkan pemerintah agar tidak terjebak pada pencapaian angka semata. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa koperasi yang dibentuk benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Yang paling mendasar dari program ini adalah tujuannya. Kita tidak ingin mengulang kegagalan masa lalu seperti yang terjadi pada Koperasi Unit Desa (KUD) di era Orde Baru. Jangan hanya mengejar target administratif,” tegas politisi asal Sulawesi Selatan itu.

Baca Juga : Sambut Ramadan, Meity Rahmatia Turun Langsung Bagikan Ribuan Paket untuk Kader PKS Sulsel

Ia menambahkan bahwa koperasi ideal adalah koperasi yang dibangun atas dasar semangat kolektif, kemandirian, dan kepercayaan antaranggotanya.

“Transparan, akuntabel, dan adil. Itu kunci agar koperasi benar-benar menjadi penopang ekonomi rakyat,” ujarnya.

Dengan pendekatan yang tepat, Meity percaya program koperasi merah putih bisa menjadi tonggak baru pemberdayaan ekonomi masyarakat di akar rumput—dari pesisir, pedesaan, hingga kawasan pinggiran kota.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....