Logo Sulselsatu

Wali Kota Makassar Jawab Pandangan Fraksi DPRD Soal RPJMD 2025–2029

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 13 Juni 2025 20:42

istimewa
istimewa

SULSELSATU.con, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin secara resmi menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Makassar terhadap Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Jawaban tersebut disampaikan dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Makassar, Jumat (13/6/2025).

Dalam pemaparannya, Munafri menegaskan bahwa seluruh masukan dari fraksi akan menjadi catatan penting dalam menyusun arah kebijakan pembangunan lima tahun ke depan.

Ia menekankan bahwa Pemkot Makassar berkomitmen menjalankan pembangunan yang inklusif, berbasis nilai, dan menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah hanya bagian dari orkestrasi besar yang melibatkan seluruh elemen warga,” ujarnya,

Merespons perhatian terhadap sistem keamanan lingkungan. Ia menyebutkan bahwa Pemkot telah mengoptimalkan peran Linmas, tokoh agama, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di tingkat kelurahan.

Menanggapi dorongan fraksi terkait pengembangan pusat inovasi berbasis kearifan lokal, Munafri menyebutkan bahwa Makassar Creative Hub (MCH) tengah dibangun sebagai ekosistem inovasi inklusif.

“Melalui MCH, kami ingin melahirkan talenta lokal yang kompetitif. Di sinilah pelatihan, mentoring, dan kolaborasi kreatif menjadi pilar utamanya,” jelasnya.

Dalam bidang infrastruktur, Munafri memastikan bahwa pembangunan akan menyentuh wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Ia menyatakan bahwa anggaran telah dialokasikan secara proporsional untuk konektivitas dan layanan dasar, termasuk penanganan jalan rusak, banjir, dan sanitasi.

“Prinsip inklusivitas menjadi dasar dalam seluruh perencanaan kami. Tidak boleh ada wilayah yang tertinggal, termasuk kawasan padat dan pesisir,” tegasnya.

Untuk tata kelola pemerintahan, Munafri menyebutkan bahwa Pemkot telah mengembangkan sistem berbasis teknologi informasi yang transparan dan akuntabel.

“Pencegahan korupsi bukan hanya soal sistem, tapi soal budaya baru yang melibatkan semua pihak, termasuk warga kota,” katanya.

Pada sektor pendidikan, Pemkot terus mendorong pemerataan tenaga pendidik hingga ke wilayah pesisir. Ia juga menegaskan bahwa program insentif guru dan bantuan seragam sekolah gratis terus ditingkatkan.

“Pendidikan adalah hak, bukan privilese. Kualitasnya tidak boleh tergantung di mana seseorang tinggal,” ujarnya.

Terkait penataan reklame, Munafri mengungkapkan bahwa regulasi baru telah dirancang untuk memastikan legalitas, estetika, dan keselamatan publik.

“Setiap reklame harus legal dan memperhatikan keindahan serta keselamatan publik,” katanya.

Ia menegaskan bahwa seluruh program prioritas disusun untuk menjawab kebutuhan strategis masyarakat secara adil dan transparan.

“Setiap rupiah yang digunakan dalam pembangunan kota harus diketahui dan diawasi bersama oleh masyarakat,” tegasnya.

Menanggapi pentingnya data akurat untuk efektivitas perlindungan sosial, Munafri menjelaskan bahwa program seperti gratis iuran sampah akan disasarkan pada rumah tangga dengan daya listrik 450–900 VA.

“Verifikasi dan pemutakhiran berbasis data akan diperkuat secara menyeluruh hingga tingkat kelurahan,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa tujuh program unggulan telah disusun dengan tolok ukur pembangunan yang terukur, dengan pendanaan berasal dari APBD, transfer pusat, serta skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Pemkot, lanjut Munafri, serius merespons usulan terkait perbaikan fasilitas sekolah dan kantor kelurahan.

Ia memastikan pembangunan sarana pendidikan dan pelayanan publik akan mengikuti standar nasional.

“Penanganan banjir juga terus dilakukan melalui sinergi antara Pemkot, Pemprov Sulsel, dan Pemerintah Pusat,” bebernya.

Program pembangunan rumah sakit bertipe A dan revitalisasi Lapangan Karebosi juga disebut tetap menjadi prioritas.

Ia menambahkan bahwa seluruh perencanaan akan dituangkan dalam RKPD sebagai turunan dari RPJMD, dengan indikator yang jelas.

“Setiap janji adalah komitmen, dan setiap komitmen adalah investasi bagi masa depan Makassar. Kami terus bekerja keras mewujudkannya,” pungkas Munafri menutup paparannya di hadapan forum paripurna.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...
Pendidikan02 Februari 2026 18:54
Unismuh Makassar Dorong Kerja Sama Internasional Berbasis Program, Gandeng Lima Kampus di Kawasan ASEAN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatang...