Logo Sulselsatu

Cerdas Cermat Guru di Athirah, Ruang Belajar Tenaga Pendidik

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 24 Juni 2025 21:38

Cerdas Cermat Guru di SMA Islam Athirah Bukit Baruga. Foto: Istimewa.
Cerdas Cermat Guru di SMA Islam Athirah Bukit Baruga. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dalam suasana penuh semangat dan canda tawa, Cerdas Cermat Guru (CCG) digelar sebagai salah satu sorotan utama dalam rangkaian Temu Pendidik Nusantara (TPN) XII Kota Makassar.

Bertempat di SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Sabtu (21/6/2025), kegiatan ini menghadirkan sembilan tim guru dari berbagai sekolah dan komunitas pendidikan untuk beradu pengetahuan, refleksi praktik, dan kekuatan kolaborasi dalam format kuis edukatif yang inspiratif.

Tidak seperti lomba akademik biasa, Cerdas Cermat Guru menjadi ruang belajar alternatif yang menyenangkan namun sarat makna.

Baca Juga : Bukit Baruga Open House Serenity Garden dan Golden Royale

Masing-masing tim terdiri dari tiga hingga empat guru lintas jenjang, membentuk kombinasi pengalaman, kreativitas, dan semangat pembelajaran yang tumbuh dari praktik keseharian di sekolah.

Ada Tim MUHLAS yang anggotanya adalah Yenni Mulyani Saputri, Taufiqurrahman, dan Ahmad Umardani. Mereka dikenal aktif mengembangkan pendidikan karakter berbasis emosi dan relasi.

Tim CERIBEL, tampil Ayu Rezky Pratiwi, Sabrianti Amiruddin, dan Amrul, penggerak literasi digital dan pembelajaran kolaboratif.

Baca Juga : Tingkatkan Keamanan, Bukit Baruga Siapkan Tim Khusus Selama Mudik Lebaran

Tim KKG Kota Makassar diperkuat oleh Ilyanti Hasirah Nurgas, Heryanti Alamsyah, dan Muhammad Agus, para penguat ekosistem pengembangan guru SD.

Tim ELIT menghadirkan guru perempuan inspiratif: Nur Humairatul Ulya A, Nurazizah, dan Nur Afni, yang aktif dalam pelatihan metode pembelajaran kreatif.
Tim MACET (Macois Cerdas Community) menurunkan Muh. Ichsan, Musdalifa Achmad, dan Rindy Atika, yang selama ini fokus pada riset tindakan kelas berbasis komunitas.

Tim BISMILLAH JUARA, hadir Miftahul Haryani Haeruddin, Muhammad Kahar, dan Muhammad Zainal Abidin, para inovator pembelajaran kontekstual dan projek murid.

Baca Juga : Bukit Baruga di MaRI Ramadan Raya Tawarkan PPN Gratis 100 Persen

Tim TAJANG ATI memadukan kekuatan lintas bidang: Fadly Afandi, Novian Dwi Cahyo, dan Yenni Rachman, yang membawa pendekatan humaniora dalam keseharian mengajar.

Kemudian Tim CERIA tampil cerah dengan Rienda Noor Asysyfa, Ummy Kalsum, dan Adinda Aisyah Nurussyifa, yang menekankan nilai-nilai moderasi beragama dan literasi sosial.

Terakhir, Tim SUPAT MACCA menampilkan guru-guru senior: Erny Junardi, M. Ashar, dan Hj. Juniawati, yang dikenal sebagai mentor lintas generasi.

Baca Juga : Pameran Bukit Baruga di Tradefair TSM Siapkan Subsidi Biaya hingga Cashback

Menurut Zaid Buri Prahastyo, penggerak Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN), kegiatan ini adalah ekspresi bahwa guru dapat belajar dalam suasana yang menyenangkan tanpa kehilangan kedalaman.

“Ini bukan hanya tentang lomba. Ini tentang merayakan pengetahuan, merayakan refleksi, dan memperlihatkan bahwa belajar bisa dilakukan dengan cara yang menggembirakan,” ungkapnya.

Mukhlis Rahmad selaku Koordinator TPN XII Makassar menambahkan, kegiatan ini membuka ruang belajar horizontal antar guru, mendorong refleksi praktik, dan membangun solidaritas di antara komunitas pendidikan.

Baca Juga : SD Islam Athirah 2 Gelar Trial Class, Diikuti 79 Anak TK

Sementara itu, Alamsyah Alimuddin, Ketua KGBN Makassar, menegaskan pentingnya menjaga semangat belajar berkelanjutan bagi para pendidik.

“Guru adalah pembelajar sepanjang hayat. Tapi belajar tidak harus selalu serius. Di sini, kita menunjukkan bahwa kompetensi bisa tumbuh lewat tawa, dialog, dan kerja tim,” ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian Temu Pendidik Nusantara XII yang tahun ini mengangkat tema besar “Iklim Pendidikan & Pendidikan Iklim,” Cerdas Cermat Guru memainkan peran penting dalam memperlihatkan bahwa pendidikan yang menyenangkan tidak hanya mungkin, tetapi juga sangat efektif.

Tidak sekadar menguji pengetahuan, kegiatan ini memantik refleksi mendalam tentang peran guru dalam menciptakan iklim belajar yang sehat, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Ajang ini juga menjadi simbol bahwa peningkatan kompetensi guru dapat dirancang secara partisipatif dan kontekstual tanpa kehilangan semangat, tanpa kehilangan makna.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum12 Mei 2026 21:52
Kapolrestabes Makassar Perintahkan Tembak di Tempat Geng Motor yang Ancam Nyawa Warga
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menegaskan tindakan tegas berupa tembak di tempat terhadap anggota geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selat...
Hukum12 Mei 2026 21:48
Polisi Ungkap Motif 5 Geng Motor di Makassar Bacok Bocah 13 Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebanyak lima anggota geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap usai membacok bocah berusia 1...
Kriminal12 Mei 2026 21:32
Bocah 13 Tahun Dibacok Geng Motor di Ablam Makassar, 5 Pelaku Ditangkap-2 Buron
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang bocah berusia 13 tahun menjadi korban pembacokan brutal yang diduga dilakukan kelompok geng motor di kawasan ...
Otomotif12 Mei 2026 17:40
Promo Mobil Listrik BYD dan DENZA D9 Mei 2026, Haka Auto Beri Diskon Spesial
Haka Auto menghadirkan program penjualan spesial bertajuk Limited Offers untuk sejumlah model kendaraan listrik BYD dan DENZA selama periode 11 hingga...