SULSELSATU.com, MAKASSAR – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap 5 Juni, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan penghargaan sebagai apresiasi kepada dunia usaha yang menunjukkan kesungguhan dan konsistensi dalam pemenuhan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Bengkel Kalla Toyota Alauddin yang masuk dalam kategori Penilaian Kinerja Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya & Beracun (PLB3) berhasil mendapatkan Penghargaan di Kategori tersebut.
Penghargaan diberikan langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin pada acara Car Free Day, Minggu (29/6/2025) di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar.
Baca Juga : 13 Grup Tampil di iForte National Dance Competition Makassar, Mahasiswa Papua Kantongi Juara
Andi Baso Herdi selaku Branch Manager Kalla Toyota Alauddin mengungkapkan, penghargaan ini adalah wujud komitmen Kalla Toyota dalam memastikan pengelolaan limbah perusahaan telah dilaksanakan dengan baik.
“Penghargaan ini bukan hanya pengakuan atas upaya kami dalam menjaga lingkungan, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh cabang Kalla Toyota untuk terus berinovasi dan menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab. Ini sejalan dengan visi kami untuk menjadi perusahaan yang tidak hanya unggul dalam pelayanan, tetapi juga peduli terhadap bumi,” lanjut Andi Baso Herdi.
Penghargaan ini menunjukkan bahwa sektor otomotif juga dapat berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Baca Juga : Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan Jadi Role Model Company di KALLA Award 2025
Kalla Toyota berkomitmen untuk terus menjadi pelopor dalam industri yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Indonesia 2025 di Kota Makassar menjadi ajang apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi aktif dalam pelestarian lingkungan.
Kalla Toyota Alauddin dinilai unggul dalam beberapa aspek, termasuk manajemen limbah yang efektif, penggunaan teknologi hemat energi, serta implementasi prosedur kerja yang mengutamakan kelestarian alam.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar