SULSELSATU.com, MAKASSAR – Suasana haru menyelimuti pelantikan Dr. Badaruddin sebagai Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia untuk periode 2025–2030. Momen emosional tersebut terjadi saat dirinya menyampaikan sambutan usai menerima amanah memimpin kembali kampus berjargon “Home for Entrepreneurs” itu.
Pelantikan resmi digelar di Nobel Convention Center, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Senin (30/6/2025). Surat Keputusan (SK) pengangkatan diserahkan langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Nobel Makassar, Dr. Giri Dwinanda.
Dalam sambutannya, Dr. Badaruddin mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Yayasan atas kepercayaan yang kembali diberikan. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh sivitas akademika yang telah bekerja sama selama periode pertamanya.
Baca Juga : Mahasiswa ITB Nobel Indonesia Dapat Pelatihan Siklus Usaha Dasar di PLUT Sulsel
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan pada periode sebelumnya. Kita sudah melewati banyak hal bersama, dan hari ini saya kembali diberi amanah besar untuk melanjutkan perjalanan ini,” ujar Badaruddin dengan suara bergetar.
Tak kuasa menahan haru, ia mengenang sosok almarhum Mubyl Handaling, pendiri Yayasan Nobel, yang disebutnya sebagai figur penting dalam perjuangan membangun Nobel Indonesia.
“Seperti yang dikatakan almarhum, memimpin Nobel bukan sekadar tugas administratif, tetapi sebuah tanggung jawab besar yang harus dijalani dengan sepenuh hati,” ungkapnya.
Baca Juga : Wisuda Nobel Indonesia Usung Tema Roblox, Rektor Ajak Alumni Bangun Dunia Mereka Sendiri
Menurut Badaruddin, membangun institusi pendidikan bukanlah kerja sesaat, melainkan sebuah komitmen jangka panjang yang menyentuh kehidupan banyak orang. Karena itu, ia berharap seluruh elemen kampus tetap solid dan melanjutkan semangat kolaboratif demi memajukan Nobel Indonesia.
“Kampus ini menjadi harapan bagi banyak orang. Mari kita terus berjalan bersama, menjaga semangat dan cita-cita untuk menjadikan Nobel sebagai institusi yang lebih kuat dan relevan di masa depan,” tutur alumnus Teknik Perkapalan itu.
Usai prosesi pelantikan, Rektor Nobel Indonesia secara simbolis menyerahkan SK kepada puluhan pejabat struktural baru di lingkungan kampus, menandai awal dari restrukturisasi dan pembaruan kepemimpinan internal.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar