Logo Sulselsatu

Pemkot Makassar Siapkan Sistem Merit ASN Digital untuk Perkuat Pelayanan Publik

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 18 Juli 2025 19:59

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tengah merancang sistem merit berbasis digital untuk meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelayanan publik.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya percepatan penerapan sistem manajemen ASN yang transparan, akuntabel, dan berbasis data.

“Metode ini harus cepat jalan, kami ingin secepatnya diterapkan. Apalagi di Pemkot ini banyak ide yang bisa dieksplorasi, tinggal bagaimana kita maksimalkan potensi yang ada,” kata Munafri, Jumat (18/7/2025).

Munafri menegaskan, sistem digital ini akan menggali potensi ASN dan menempatkan “orang yang tepat di posisi yang tepat” untuk memperkuat birokrasi. Pemkot Makassar juga menyiapkan pelatihan dan pengembangan kompetensi agar ASN siap mengemban tugas strategis.

“Dengan sistem ini, kita bisa tingkatkan kinerja birokrasi sekaligus pelayanan publik kita,” tegas Munafri.

Pakar reformasi birokrasi dan transformasi digital, Ir. H. Juwanda, dalam audiensi dengan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, inj menjadi langkah awal penguatan sistem merit di Makassar.

Juwanda memaparkan bahwa manajemen ASN harus berbasis digital dengan indikator kinerja yang jelas, seperti Standar Kinerja Pegawai (SKP) dan Indikator Kinerja Individu (IKI), yang terhubung langsung dengan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).

“Sebagai ASN, punya tanggung jawab penting menjalankan visi dan misi pemerintah. Untuk itu, sistem manajemen ASN harus berbasis digital, objektif, dan akurat,” ujar Juwanda.

Ia juga mencontohkan model 360-degree review seperti di Jawa Barat, di mana kinerja ASN dinilai oleh atasan, bawahan, rekan kerja, penilaian mandiri, hingga masukan dari pengguna layanan.

Juwanda menawarkan konsep dashboard real-time berbasis warna untuk memantau performa ASN, termasuk rekam jejak prestasi, potensi, dan hasil asesmen.

Tahapan reformasi mencakup validasi data pegawai, evaluasi kinerja berkala, asesmen potensi, penempatan jabatan berbasis hasil penilaian, serta penerapan penuh sistem kepegawaian online.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...
Pendidikan02 Februari 2026 18:54
Unismuh Makassar Dorong Kerja Sama Internasional Berbasis Program, Gandeng Lima Kampus di Kawasan ASEAN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatang...