Logo Sulselsatu

KPPU Soroti Harga Beras, Telusuri Dugaan Persaingan Usaha Tak Sehat di Bulukumba

Asrul
Asrul

Kamis, 31 Juli 2025 10:39

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BULUKUMBA – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terus mengawasi dinamika harga beras yang belakangan dikeluhkan masyarakat. Untuk menggali informasi lebih dalam, Plt. Kepala Kantor Wilayah VI KPPU Makassar, Hasiholan Pasaribu, melakukan kunjungan langsung ke kantor dan gudang Bulog Cabang Bulukumba, Selasa (29/7/2025).

Hasiholan diterima langsung oleh Kepala Bulog Bulukumba, Farid Nur. Dalam pertemuan itu, ia menegaskan bahwa KPPU tengah mencermati potensi pelanggaran persaingan usaha dalam distribusi dan harga beras yang terus melonjak.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada praktik yang merugikan konsumen atau menyalahi prinsip persaingan usaha sehat. Kunjungan ini merupakan langkah awal pengumpulan data dan klarifikasi di lapangan,” ujar Hasiholan dalam keterangannya, Kamis (31/7/2025).

Baca Juga : Ketua DPRD Sulsel Terima Audiensi Kanwil VI KPPU Bahas Sinergi Penguatan Regulasi Ekonomi

Menanggapi hal itu, Farid Nur menjelaskan bahwa saat ini Bulog Bulukumba memiliki cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 50.000 ton, termasuk sisa beras impor. Penyaluran beras dilakukan melalui dua jalur, yakni bantuan pangan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Namun, menurut Farid, penyaluran beras SPHP masih menemui kendala. Salah satunya adalah regulasi yang mengharuskan adanya rekomendasi atau permintaan dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Ketahanan Pangan, sebelum beras bisa disalurkan.

“Beras SPHP dijual seharga Rp12.500 per kilogram sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), dikemas dalam karung 5 kg, dan dibatasi maksimal dua karung per pembeli,” jelas Farid.

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Terima Audiensi KPPU Makassar, Sinergi Cegah Praktik Persaingan Usaha Tidak Sehat

Selain itu, Bulog juga menggandeng Satgas Pangan untuk mengawasi distribusi beras SPHP. Hasil pengawasan menunjukkan adanya kasus pengoplosan beras SPHP dengan kualitas lebih rendah. Bulog juga mengaku kesulitan dalam menyerap gabah petani lokal akibat sistem ijon yang mengikat petani kepada tengkulak.

Menanggapi temuan tersebut, Hasiholan menyebutkan bahwa setidaknya ada tiga catatan penting yang akan menjadi perhatian KPPU.

“Pertama, dugaan pengoplosan beras SPHP, kedua lambatnya distribusi beras karena faktor administratif, dan ketiga kesulitan Bulog dalam menyerap gabah petani karena praktik ijon. Semua temuan ini akan kami laporkan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan KPPU,” jelasnya.

Baca Juga : KPPU RI Bersama Pemprov Sulsel Tingkatkan Sinergitas Persaingan Usaha Sehat

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya KPPU memperkuat fungsi pengawasan terhadap rantai distribusi pangan, demi memastikan tidak ada distorsi pasar yang merugikan masyarakat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...
Pendidikan02 Februari 2026 18:54
Unismuh Makassar Dorong Kerja Sama Internasional Berbasis Program, Gandeng Lima Kampus di Kawasan ASEAN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatang...
Makassar02 Februari 2026 18:07
Tingkatkan Pelayanan, Pelindo Regional 4 Pelatihan Standardisasi dan Digitalisasi Layanan Tambat
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menggelar Pelatihan Standardisasi dan Digitalisasi Layanan Tambat sebagai bagian dari komitmen berkelanjut...
Makassar02 Februari 2026 15:40
Jaringan 5G di Makassar Perkuat Ekosistem Digital di Kawasan Timur Indonesia
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand SMARTFREN resmi mengoperasikan layanan SMARTFREN 5G di Kota Makassar....