Logo Sulselsatu

Kasus Penipuan Diduga Libatkan Oknum Pejabat di Takalar Berpotensi Naik Penyidikan

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Senin, 25 Agustus 2025 14:59

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, TAKALAR – Owner percetakan Punggawa, di Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang,
Andi Tri Andrian (40) mengaku ditipu oleh salah seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Takalar inisial B.

Andi Tri Andrian pun melaporkan mantan Lurah Kalabbirang tahun 2018/2019 itu ke Polres Takalar. Laporan itu telah dilayangkan ke Polres Takalar pada 22 April 2025 dengan nomor Laporan Polisi (LP) B/470/VII/RES.1.11/2025/Reskrim.

Andi Tri Andrian selaku korban mengatakan pada tahun 2024 membeli sebidang tanah kosong dari pelaku B senilai Rp 150 juta. Namun Andi Tri Andrian mengaku baru memberikan uang kepada pelaku B senilai Rp 100 juta sebagai tanda jadi. Belakangan ia ketahui tanah tersebut bukan milik B.

“Pelaku menawarkan ke saya kalau dia mau jual sebidang tanah kosong di Kelurahan Kalabbirang senilai Rp 150 juta, lalu saya membeli tanah tersebut dan memberinya tanda jadi senilai Rp 100 juta, belakangan ternyata tanah itu bukan miliknya, melainkan milik adeknya,” kata Andi Andi Tri Andrian kepada wartawan.

Pasca kejadian tersebut, Andi Try Andrian pun berusaha menghubungi pelaku secara kekeluargaan namun pelaku diduga tak menggubris.

“Saya sudah hubungi berulang kali melalui telpon dan WhatSaap pelaku namun tak pernah direspon, akhirnya kami bersepakat dengan keluarga untuk membawa persoalan ini ke jalur hukum,” sambungnya.

Andi Try Andrian pun berharap kepada pihak kepolisian Polres Takalar agar menuntaskan persoalan tersebut yang sudah berbulan-bulan di meja penyidik. “Saya berharap persoalan ini secepatnya ada titik terangnya, karena kasus ini sudah berbulan-bulan di meja penyidik Polres Takalar,” pungkasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Takalar AKP Hatta membenarkan pihaknya sedang melidik kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang diduga pelakunya oknum pejabat eselon lV di Lingkup Pemkab Takalar.

“Iya benar kasus tersebut masih tahap penyelidikan,” ujar mantan Kapolsek Galesong Utara saat dihubungi, Senin (25/8/2025).

Hatta pun mengaku kasus tersebut berpotensi naik ke tahap penyidikan jika saksi-saksinya sudah rampung. “Semoga kalau lengkap saksi-saksinya, karena saksi yang punya sertifikat sedang berada diluar daerah Gorontalo,” jelasnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel03 Februari 2026 08:13
Rakornas 2026 di Bogor, Wali Kota Tasming Hamid Dukung Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
SULSELSATU.com, BOGOR – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan ...
Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...