SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kinerja perbankan syariah di Sulsel terus mencatat kinerja positif. Posisi Juni 2025, asetnya tumbuh 21,08 persen dibanding tahun sebelumnya menjadi Rp18,26 triliun.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar mencatat, pertumbuhan kinerja perbankan syariahsy tidak hanya terjadi pada penambahan aset.
“Pertumbuhan kinerja perbankan syariah tidak hanya pada pertumbuhan aset tapi juga dengan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan pembiayaan,” kata Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin saat journalist update beberapa waktu lalu di Kantor OJK Sulselbar Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Makassar.
Baca Juga : OJK Tekankan Peran Human Firewall Hadapi Ancaman Siber di Sektor Keuangan
Penghimpunan DPK perbankan syariah tumbuh 13,18 persen menjadi Rp12,39 triliun.
Sementara itu, untuk penyaluran pembiayaan juga mengalami pertumbuhan sebesar 21,06 persen (yoy) menjadi Rp15,57 triliun.
Pertumbuhan pembiayaan syariah ini juga terlihat dari tahun-tahun sebelumnya. Posisi Desember 2024, tumbuh 19,82 persen menjadi Rp14,21 triliun.
Baca Juga : OJK Perkuat Ketahanan Industri Keuangan Digital Nasional Hadapi Ancaman Siber
Lalu, pada Desember 2023, pembiayaan perbankan syariah sebesar Rp11,86 triliun. Dan, pada Desember 2022 sebesar Rp10,47 triliun.
Tingkat intermediasi perbankan Syariah berada pada level 125,73 persen dengan tingkat NPF pada level 2,07 persen.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar