Logo Sulselsatu

Legislator Makassar Muchlis Misbah Dorong Pembentukan Perda LGBT dan HIV

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Rabu, 22 Oktober 2025 16:03

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Angka kasus HIV AIDS di Kota Makassar sepanjang tahun 2025 ini mencapai 454 kasus. Angka tersebut didominasi oleh pelaku homoseksual atau hubungan lelaki sesama lelaki.

Tingginya angka tersebut membuat legislator DPRD Makassar Muchlis Misbah mendorong pembentukan peraturan daerah (perda) anti lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) dan HIV.

Politisi Partai Hanura itu menegaskan, adanya perilaku menyimpang (LGBT) seperti itu harus mendapatkan pembinaan. “Kita tidak mau perilaku LGBT, perilaku kaumnya Nabi Luth itu terjadi di Kota Makassar,” katanya.

Olehnya, kata dia, pihaknya mendorong agar dibentuk perda LGBT dan HIV dengan harapan mencegah perilaku penyimpangan seksual makin mewabah. Sementara pelaku juga akan mendapatkan pembinaan.

Menurutnya perilaku LGBT merupakan penyakit yang harus diobati. “Itu akan mengakibatkan kesengsaraan. Apalagi dari sisi agama mengakibatkan bencana untuk kita,” jelasnya.

“Perda itu nanti mengatur bagaimana pembinaan dan pencegahan terhadap perilaku LGBT,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar dr Nursaidah Sirajuddin mengungkapkan angka HIV AIDS di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) mencapai 454 kasus sepanjang 2025.

“Dari 23.311 orang yang menjalani skrining tahun ini, ditemukan 454 kasus baru hingga pertengahan tahun 2025,” kata Ida kepada wartawan, Kamis (18/9).

Nursaidah mengatakan dari 454 kasus HIV AIDS tersebut didominasi oleh pelaku homoseksual atau hubungan lelaki sesama lelaki. Ia pun mengeluhkan sulit mengontrol penularan dari kaum homoseksual tersebut.

“Di Makassar, penularan tertinggi berasal dari hubungan Lelaki Sesama Lelaki (LSL). Penanganan kelompok ini cukup rumit karena menyangkut regulasi dan persoalan hak asasi manusia,” bebernya.

Ia menambahkan data menunjukkan tren kasus masih tinggi dalam kurung waktu dua tahun terakhir. Seperti 2024 terdeteksi 925 kasus dari 48.139 orang yang diperiksa. Kemudian 2023 jumlah kasus mencapai 1.015 kasus dari 57.690 orang yang disaring. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional02 Mei 2026 19:50
OJK Tekankan Peran Human Firewall Hadapi Ancaman Siber di Sektor Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital nasional guna menjaga keberlangsungan sektor tersebu...
Video02 Mei 2026 19:49
VIDEO: Prabowo Tanyakan Manfaat MBG ke Buruh saat May Day di Monas
SULSELSATU.com – Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung program MBG saat peringatan May Day. Pernyataan itu disampaikan di kawasan Monumen Nasiona...
Ekonomi02 Mei 2026 19:37
OJK Perkuat Ketahanan Industri Keuangan Digital Nasional Hadapi Ancaman Siber
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital nasional guna menjaga keberlangsungan sektor tersebu...
News02 Mei 2026 19:21
BRI Peduli Rayakan Hardiknas dengan Edukasi Literasi Keuangan untuk Siswa SD di Bandung
BRI melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan kegiatan edukatif d...