Logo Sulselsatu

Skema Langganan Baterai VinFast: Inovasi Finansial yang Menggerakkan Roda Hijau

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 01 November 2025 11:33

VF 6, kendaraan listrik berukuran menengah VinFast yang baru saja diluncurkan di pasar Indonesia. VF 6 termasuk dalam skema program berlangganan baterai yangbisa menghemat Rp49 juta. Foto: Istimewa.
VF 6, kendaraan listrik berukuran menengah VinFast yang baru saja diluncurkan di pasar Indonesia. VF 6 termasuk dalam skema program berlangganan baterai yangbisa menghemat Rp49 juta. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JAKARTA – Di tengah transformasi besar industri otomotif global, satu hal menjadi jelas: masa depan mobilitas tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi oleh cara masyarakat mengaksesnya. Di Indonesia, VinFast menghadirkan terobosan lewat skema berlangganan baterai, yang perlahan mengubah cara pandang konsumen terhadap kepemilikan kendaraan listrik (EV).

Alih-alih membayar penuh untuk satu mobil listrik dengan harga baterai yang tinggi, kini konsumen dapat membeli mobil dengan harga jauh lebih rendah, dan membayar baterai melalui sistem berlangganan bulanan. Skema ini memperkenalkan fleksibilitas baru: pelanggan bisa memilih antara membeli mobil dengan baterai, atau berlangganan baterai dengan biaya tetap tanpa batas jarak tempuh.

Untuk model VF 7 misalnya, harga varian Eco turun hingga Rp50 juta dan Plus AWD hingga Rp60 juta. Biaya langgananya pun ringan, sekitra Rp905 ribu sampai Rp1,03 juta per bulan. Di sisi lain, pelanggan dibebaskan dari risiko penurunan performa baterai karena VinFast menanggung seluruh tanggung jawab: mulai dari perawatan, perbaikan, hingga penggantian penuh bila kapasitas turun di bawah 70%.

Baca Juga : Fase Operasional Proyek PT Vale Indonesia IGP Morowali Dimulai, Perkuat Hilirisasi dan Pasokan Nikel Bersih Dunia

CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto menegaskan, program ini lebih dari sekadar strategi harga.

“Filosofi kami yang berpusat pada pelanggan mendorong kami untuk terus menyesuaikan kebijakan agar manfaat yang diberikan semakin maksimal bagi konsumen sepanjang perjalanan kepemilikan kendaraan mereka. Sebagai pelopor model langganan baterai di Indonesia, kami sangat terinspirasi oleh sambutan positif yang kami terima. Kini, kami terus menyempurnakan kebijakan ini, tidak hanya untuk menghadirkan solusi finansial yang fleksibel, tetapi juga untuk menegaskan komitmen jangka panjang kami kepada pelanggan dalam mendukung transisi menuju era ramah lingkungan,” urai Kariyanto.

Bagi masyarakat perkotaan seperti Jakarta dan Bandung, di mana biaya hidup tinggi sering kali menjadi kendala, pendekatan ini boleh jadi sangat relevan. Dengan sistem langganan, biaya awal bisa ditekan hingga 20–30 persen, sementara efisiensi energi membuat biaya operasional jauh lebih rendah.

Baca Juga : Dua Motor Listrik Terbaru Honda Resmi Hadir di Makassar, Harga OTR Sulsel Mulai Rp28 Juta

Berdasarkan simulasi yang dilakukan VinFast, mobil bensin yang menempuh 1.500 km per bulan memerlukan bahan bakar sekitar Rp1,48 juta. Sebagai perbandingan, EV VF 3 hanya membutuhkan biaya langganan baterai Rp253 ribu per bulan, dengan pengisian daya gratis di jaringan V-Green hingga 2028. Penghematan mencapai lebih dari 80 persen setiap bulannya.

Namun dampak skema ini melampaui angka penghematan. Model langganan menciptakan rasa aman dan kepastian jangka panjang, dua hal yang sering menjadi hambatan utama masyarakat dalam mengadopsi teknologi baru.

VinFast memperkenalkan model terbaru VF 7 di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2025. Foto: Istimewa

Baca Juga : Buka Puasa Bersama Media, PT Vale Indonesia Tegaskan Komitmen Pertambangan Berkelanjutan

VinFast meyakini, ketika konsumen mengetahui bahwa baterainya dijamin seumur hidup, maka yang dibeli bukan hanya mobil, tapi juga kepercayaan. VinFast ingin mengambil tanggung jawab penuh atas performa dan kualitas baterai. Konsumen hanya perlu menikmati mobilitasnya, tanpa beban biaya tak terduga.

Apa yang diyakiini VinFast ini tergambar betul dari pengalaman yang dirasakan Aryo Teguh, salah seorang pengguna VF 3, Jakarta.

“Awalnya saya ragu memilih kendaraan listrik karena harga baterai yang mahal dan performanya cenderung menurun seiring waktu. Tapi dengan program langganan baterai dari VinFast, saya tidak perlu lagi khawatir. Biaya bulanannya masuk akal, dan semua risiko baterai ditanggung perusahaan. Menurut saya, ini solusi yang cerdas dan bebas stres untuk mobilitas harian,” ungkap Aryo Teguh,

Baca Juga : Komitmen Rendah Karbon PT Vale, Transformasi Inovatif Truk 100T untuk Masa Depan Berkelanjutan

Di sisi lain, para dealer juga menyambut baik kebijakan ini. Jonathan Hans, dari dealer resmi VinFast Radio Dalam, menyebut program tersebut “mengubah lanskap pasar otomotif.” Menurutnya, dulu orang menganggap EV barang mewah. Sekarang, dengan harga awal yang lebih rendah dan biaya bulanan tetap, anak muda dan pelaku UMKM pun mulai tertarik.

VinFast sendiri terus memperluas jangkauannya. Pabrik senilai USD 200 juta di Subang, Jawa Barat, siap beroperasi pada akhir 2025 dengan kapasitas produksi 50.000 unit per tahun. Perusahaan juga menargetkan 63.000 titik pengisian daya V-Green hingga 2025 dan memperluas jaringan bengkel resmi agar layanan purna jual semakin mudah dijangkau masyarakat.

Bagi banyak orang, kendaraan listrik kini bukan sekadar simbol gaya hidup hijau, melainkan bentuk kebebasan baru, bebas dari ketergantungan bahan bakar fosil, dari biaya tinggi, dan dari kekhawatiran teknologi yang cepat usang.

Baca Juga : Kalla Transport & Logistics Mulai Terapkan EV Ecosystem, Komitmen Mendukung Transisi Energi Bersih

Dengan skema berlangganan baterai, VinFast bukan hanya menjual kendaraan, tapi menawarkan cara baru masyarakat bergerak menuju masa depan, di mana mobilitas berkelanjutan menjadi hak semua orang, bukan sekadar pilihan segelintir.

Mulai 1 Agustus, kebijakan ini memberikan dua pilihan pembelian yang fleksibel bagi pelanggan: membeli kendaraaan dengan baterai yang sudah termasuk, atau membeli kendaraan dengan sistem berlangganan baterai (jarak tempuh tanpa batas). Selain itu, kebijakan baru ini juga memberikan penghematan biaya yang signifikan di seluruh lini model VinFast, sekaligus memberi kebebasan bagi pelanggan untuk memilih sesuai kebutuhan mereka.

Berikut rincian manfaat penghematan signifikan yang ditawarkan untuk setiap model:

• VF 3 (mini-SUV): Harga khusus OTR Rp156 juta dengan skema berlangganan baterai, hemat hingga Rp74,13 juta dibandingkan harga penuh. Biaya langganan bulanan: Rp253 ribu.

• VF 5 Eco (segmen A): Harga OTR Rp232 juta dengan potensi penghematan hingga Rp91,17 juta. Biaya langganan bulanan: Rp468 ribu.

• VF e34 (segmen C): Bisa dimiliki dengan harga Rp299 juta, hemat hingga Rp112,86 juta – penghematan tertinggi di seluruh lini. Biaya langganan: Rp593 ribu per bulan.

• VF 6 (Eco & Plus): Biaya langganan bulanan untuk kedua tipe hanya Rp650 ribu. Harga OTR Rp335 juta (Eco) dan Rp394 juta (Plus), masing-masing hemat Rp49,995 juta dan Rp45,6 juta.

• VF 7 (Eco & Plus AWD): Harga OTR Rp449 juta (Eco) dan Rp539 juta (Plus AWD), dengan penghematan Rp50 juta dan Rp60 juta. Biaya langganan bulanan: Rp905 ribu (Eco) dan Rp1.031.000 (Plus AWD).

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Februari 2026 17:09
Program Leadership Enhancement, SPJM Matangkan Kompetensi untuk Keunggulan Layanan dan Bisnis
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services...
Sulsel03 Februari 2026 08:13
Rakornas 2026 di Bogor, Wali Kota Tasming Hamid Dukung Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
SULSELSATU.com, BOGOR – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan ...
Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...