SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, membuka Konferensi Daerah VI dan Konfercab PDIP Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, Senin 24 November 2025.
Dalam kesempatan itu, Hasto menegaskan target partai untuk Pemilu 2029, yakni empat kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sulsel dan sembilan kursi DPRD provinsi.
“Setidak-tidaknya di DPR RI kita harus punya empat kursi. Di DPRD Sulsel minimal delapan kursi dan bisa naik menjadi sembilan. Itu harus dipersiapkan dari sekarang,” ujarnya.
Baca Juga : PDIP Jadwalkan Rakernas I Besok, Bahas Sikap Politik Partai
Hasto menjelaskan bahwa seluruh DPD dan DPC PDIP saat ini tengah menyusun target kerja yang lebih konkret, termasuk di Sulsel. Ia menegaskan bahwa target tersebut bukan hanya berdasarkan hitungan politik semata, tetapi juga atas komitmen untuk menguatkan kembali politik kerakyatan yang menjadi identitas PDIP.
Ia menyinggung berbagai anomali yang terjadi dalam proses politik, sebagaimana juga dibahas dalam film dokumenter Dirty Votes. Namun, kata Hasto, partainya memilih untuk tidak larut dalam keluhan.
“Kami membangun kembali satu rampak barisan kepartaian, dimulai dari konferensi seperti ini dan dengan semua turun ke bawah. Politik moral yang berbasis kesetaraan dan keberpihakan pada rakyat terbukti menjadi arus utama baru, bahkan di tempat seperti New York,” kata Hasto.
Baca Juga : 2 Legislator PDIP Makassar “Naik Kelas” Jadi Pengurus Provinsi Dampingi ARW
Ia mencontohkan kemenangan tokoh imigran Muslim di New York yang menurutnya menjadi bukti bahwa politik berbasis nilai dapat mengalahkan dominasi modal.
“Kalau di negara seperti New York saja nilai moral dan kesetaraan bisa mengalahkan hegemoni modal, maka di Republik ini, termasuk Sulsel, kami yakin PDI Perjuangan dapat menjawab tantangan itu,” tegasnya.
Hasto juga menekankan pentingnya regenerasi dalam tubuh PDIP. Ia menyebut anak muda harus diberi ruang untuk masuk struktur partai, namun tetap dibimbing senior.
Baca Juga : ARW Terpilih Lagi di Konferda, 3 Periode Pimpin PDIP Sulsel
“Struktur ke depan akan menjadi kombinasi antara kematangan ideologis para senior dan energi baru anak-anak muda. Ideologi moral untuk membangun peradaban tidak boleh berubah. Itu core values PDIP,” jelasnya.
Menutup arahannya, Hasto kembali mengingatkan bahwa elektoral bukan tujuan utama partai. Menurutnya, kemenangan politik adalah hasil dari kedekatan dan kerja nyata terhadap rakyat.
“Elektoral itu dampak. Yang kita kedepankan adalah pergerakan ke rakyat, membantu menyelesaikan masalah rakyat. Kalau itu dilakukan, elektoral akan mengikuti dengan sendirinya,” tutup Hasto.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar