Logo Sulselsatu

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sahar Temukan Dua Titik Penyumbat Aliran Air di Toddang Bulu

Asrul
Asrul

Jumat, 15 Mei 2026 21:36

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak banjir di Kecamatan Tellu Limpoe, Jumat (15/5/2026). Dalam kunjungannya, ia mengidentifikasi sejumlah penyebab banjir mulai dari tingginya curah hujan hingga persoalan drainase yang tersumbat.

Syaharuddin menyebut intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir membuat debit air meningkat drastis di sejumlah wilayah Sidrap. Namun di sisi lain, perubahan kondisi lingkungan juga dinilai ikut memperparah banjir.

Menurutnya, kawasan yang sebelumnya dipenuhi vegetasi kini banyak berubah menjadi lahan perkebunan jagung sehingga daya serap air berkurang.

Baca Juga : Susuri Aka-akae, Talumae, dan Mojong, Syaharuddin Kawal Aliran Air untuk Sawah Petani

“Dulu seperti Gunung Baula vegetasinya rapat, sekarang sebagian besar sudah jadi tanaman jagung. Curah hujan tinggi sementara resapan air berkurang, itu yang membuat banjir lebih mudah terjadi,” ujar Syaharuddin saat meninjau lokasi banjir dari Bu’ae hingga Tellu Limpoe.

Saat berada di Kelurahan Toddang Bulu, Bupati menemukan dua titik yang dinilai menjadi penyebab utama tersumbatnya aliran air. Salah satunya berada di depan puskesmas setempat, di mana saluran drainase sebelumnya tertutup dan kini mulai dilakukan penggalian.

Selain itu, terdapat penyumbatan drainase di area jalan dekat masjid yang menyebabkan aliran air tidak berjalan normal hingga meluap ke permukiman warga.

Baca Juga : Sidrap Perkuat Kerja Sama Perdagangan Antardaerah, Buka Akses Pasar Komoditas Unggulan

“Masalah kedua ini karena penyempitan saluran air. Jalurnya sempit sehingga air tertahan lalu meluap,” katanya.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Syaharuddin langsung meminta Camat Tellu Limpoe bersama pihak terkait segera menghitung kebutuhan anggaran untuk pembongkaran dan pembangunan drainase baru.

Ia juga menginstruksikan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) melakukan pengerukan menyeluruh di jalur saluran air yang mengalami pendangkalan dan penyempitan.

Baca Juga : Lawan Harga Telur Anjlok, Pemkab Sidrap Gaungkan Gerakan Makan 2 Butir Sehari

Langkah itu dilakukan untuk memaksimalkan fungsi saluran sekunder besar yang sebelumnya telah dibangun di jalur Tanete Allakuang menuju Baula.

Selain fokus pada penanganan banjir, Syaharuddin juga memastikan perbaikan infrastruktur jalan menjadi prioritas pemerintah daerah tahun ini.

Ia mengatakan ruas jalan rusak di wilayah Amparita Arateng akan segera dibenahi, kemudian dilanjutkan ke kawasan Baula dan Toddang Bulu.

Baca Juga : 300 Petani Sidrap Dibekali Teknologi Smart Farming, Kolaborasi Australia-Unhas Dukung Pertanian Modern

“Tahun ini saya prioritaskan perbaikan jalan. Semua jalan rusak akan kita selesaikan secara bertahap,” tegasnya.

Di akhir kunjungan, Syaharuddin mengajak masyarakat kembali menghidupkan budaya gotong royong, terutama dalam membersihkan saluran drainase agar tidak tersumbat sampah.

Ia menilai penanganan banjir tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat.

Baca Juga : Pemkab Sidrap Siapkan Salat Istiska Akbar, Ajak Masyarakat Berdoa Memohon Turunnya Hujan

“Saya minta warga bersama pemerintah dan tokoh masyarakat rutin kerja bakti membersihkan selokan supaya banjir susulan bisa dicegah,” pungkasnya.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Sidrap turut didampingi sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimcam setempat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan17 Oktober 2026 23:02
Waspada Penipuan Mencatut Nama Anggota DPRD Makassar Muchlis A Misbah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Beredar akun WhatsApp yang mengatasnamakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar H Muchlis A Mi...
Sulsel17 Oktober 2026 20:36
OJK Sulselbar Edukasi Warga Bone, Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) memperkuat literasi keuangan masyarakat Kabupaten Bone untuk mendorong pe...
Bisnis17 Oktober 2026 19:31
Modest Fashion Week 2026 Hadir di Makassar, Metro Bidik Pasar Busana Muslim Indonesia Timur
Potensi pasar busana muslim di Makassar menjadi salah satu alasan Metro menghadirkan Modest Fashion Week 2026 di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sab...
Hukum17 Oktober 2026 19:17
Polisi Gerebek Rumah di Pampang Makassar Diduga Jadi Tempat Penyimpanan Sabu
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menggerebek sebuah rumah di kawasan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang ...