Logo Sulselsatu

KKI 2026 Buka Peluang Ekspor, UMKM Sulsel Kantongi Potensi Transaksi Rp380,75 Juta

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 24 Agustus 2026 17:01

Pembukaan KKI 2026 di Jakarta. Foto: Istimewa.
Pembukaan KKI 2026 di Jakarta. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Tujuh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Sulawesi Selatan membukukan potensi transaksi ekspor lebih dari Rp380,75 juta melalui Business Matching Ekspor pada Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026.

Potensi transaksi tersebut berasal dari kesepakatan Letter of Intent (LOI) antara UMKM Sulsel dan sejumlah pembeli dari luar negeri dalam rangkaian Business Matching Ekspor yang berlangsung pada 20 hingga 22 Agustus 2026.

KKI 2026 yang mengusung semangat “Beudaya Meusare Sare” yang berarti “Berdaya Bersama-sama” menjadi salah satu ruang bagi UMKM untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus pasar, termasuk pasar ekspor.

Baca Juga : BI Sulsel Hadirkan Layanan Rupiah di Pulau Kapoposang Pangkep

Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan melibatkan tujuh UMKM dalam 14 sesi business matching ekspor secara luring dan satu sesi secara daring.

Peserta tersebut antara lain Kopi Luwak Malino dari Gowa, CV Panrita Jaya Group, Kopivolusi Niwa Indonesia, Sehati Kopi, My Coffeeza Indonesia dari Enrekang, PT Bunly Abadi Bersama, serta CV Al Razak Corp.

Dari proses tersebut, tujuh UMKM Sulsel telah menyepakati LOI dengan buyer luar negeri. Produk yang ditawarkan mayoritas berupa komoditas kopi, selain kacang mete.

Baca Juga : Harga Cabai Naik di Makassar, TPID Sulsel Gelar Gerakan Pangan Murah

Nilai LOI terbesar berasal dari Kopi Luwak Malino yang menjalin kesepakatan dengan PT Cahaya Abadi Terbit dari Kanada untuk produk kopi Arabica Malino senilai Rp245 juta.

Selanjutnya, CV Panrita Jaya Group mencatat LOI senilai Rp92,25 juta dengan PT Sumber Kurnia Alam dari Singapura untuk kopi Arabica Toraja dan Arabica Enrekang.

Kopi Luwak Malino kembali mencatat LOI senilai Rp32 juta dengan perusahaan yang sama untuk produk kopi Arabica Malino.

Baca Juga : Sulsel Raih TPID Award dan TP2DD Championship 2026

Sejumlah UMKM lainnya masih berada dalam tahap market test dan pengiriman sampel produk kepada calon pembeli luar negeri.

My Coffeeza Indonesia, misalnya, tengah memperkenalkan kopi Arabica Enrekang kepada Indonesia Specialty Coffee (ISC) dan Indonesia Trading House Guangzhou (ITHG) di China. Kopivolusi juga menjalani proses market test kopi Arabica dengan Dua DC Coffee di Amerika Serikat.

Sementara itu, PT Bunly Abadi Bersama menawarkan produk kacang mete kepada Toko Indo di Singapura dan Etoobai di Amerika Serikat.

Baca Juga : Program NSE CBP Rupiah dan Green PUR BI Sulsel Raih Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Selain membuka akses pasar ekspor, KKI 2026 juga menjadi momentum penguatan pembiayaan UMKM. Pada 21 Agustus 2026, delapan lembaga keuangan, yakni BRI, BCA, BSI, Mandiri, SMBC, Panin Bank, OCBC, dan BNI, menandatangani kesepakatan pembiayaan dengan UMKM mitra masing-masing.

Penandatanganan tersebut merupakan hasil fasilitasi business matching pembiayaan UMKM yang dilakukan Bank Indonesia.

Hingga Juli 2026, fasilitasi business matching pembiayaan BI telah mencapai Rp285 miliar, terdiri atas pembiayaan inklusif sebesar Rp150 miliar dan pembiayaan berkelanjutan Rp135 miliar. Nilai tersebut masih berpotensi bertambah hingga akhir 2026 seiring realisasi pembiayaan.

Baca Juga : Dibina Rewako, Raja Madu Sulawesi Kini Tembus Pasar Global

Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman mengatakan, BI berperan sebagai katalis dalam mempertemukan kebutuhan pembiayaan UMKM dari sisi perbankan dan pelaku usaha.

“Bank Indonesia berperan sebagai katalis dalam memperkuat pembiayaan UMKM dari sisi supply dan demand.” ujar Aida.

Dari sisi supply, BI mendorong pembiayaan melalui Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) serta Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM).

Sementara dari sisi demand, digitalisasi pembayaran melalui QRIS dapat membantu membangun rekam jejak usaha.

Aida menilai penguatan ekosistem pembiayaan UMKM membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, sektor keuangan, BI, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Penguatan ekosistem pembiayaan UMKM ke depan memerlukan komitmen yang konsisten, inovasi yang adaptif, serta sinergi yang semakin erat antara Bank Indonesia, Pemerintah, sektor keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya,” kata Aida.

Di Sulawesi Selatan, upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan UMKM dari sisi hulu hingga hilir.

BI Sulsel mendorong peningkatan kapasitas usaha, penguatan rekam jejak keuangan, peningkatan visibilitas produk, serta perluasan akses pasar melalui program UMKM Rewako yang merupakan singkatan dari Resilient, World Class, Agile, dan Knowledgable.

Business Matching Ekspor pada KKI 2026 menjadi salah satu hasil dari upaya tersebut. Kesepakatan dengan buyer luar negeri sekaligus menunjukkan peluang produk UMKM Sulsel untuk masuk ke pasar global.

Melalui KKI 2026, BI Sulsel bersama para pemangku kepentingan terus mendorong UMKM agar tidak hanya mampu bertahan di pasar domestik, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan daya saing untuk menjangkau pasar internasional.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar09 Oktober 2026 14:55
Wali Kota Appi Luncurkan Logo HUT ke-419 Makassar, Angkat Filosofi Pappaseng
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meluncurkan logo Hari Jadi ke-419 Kota Makassar di Makassar Creative Hub (MCH), Jalan Nusantara, Jumat (9/10/20...
Pendidikan09 Oktober 2026 13:10
Sekolah Islam Athirah Siapkan 1.188 Kursi Siswa Baru
Sekolah Islam Athirah kembali membuka pendaftaran dengan kuota 1.188 kursi bagi calon siswa baru tahun ajaran 2027/2028. Pada periode tersebut, Sekola...
Makassar09 Oktober 2026 12:08
Arifin Manggau Dampingi Ismunandar Daftar Pilrek UNM, Tegaskan Spirit Sama-Samaki
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Makassar (UNM), Dr. Arifin Manggau, mendampingi G...
News09 Oktober 2026 11:19
PT Vale Indonesia Tekankan Kepemimpinan Berdampak di Makassar Leadership Summit 2026
PT Vale Indonesia Tbk menekankan pentingnya kepemimpinan inklusif dan berkelanjutan dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh sekaligus menjaga...