Logo Sulselsatu

BI Sulsel Tingkatkan Kemampuan Jurnalis Baca Data Ekonomi Lewat Pelatihan Pengolahan Data

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 28 Agustus 2026 20:14

Deputi Kepala Divisi BI Sulsel Lidyawatie Lamakampali saat pembukaan pelatihan wartawan di Bali. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.
Deputi Kepala Divisi BI Sulsel Lidyawatie Lamakampali saat pembukaan pelatihan wartawan di Bali. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.

SULSELSATU.com, BALIBank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) meningkatkan kapasitas jurnalis dalam mengolah dan menyajikan informasi ekonomi berbasis data melalui Pelatihan Wartawan Sulawesi Selatan di Hotel Pullman Bali pada 27 dan 28 Agustus 2026.

Pelatihan diikuti jurnalis dari 47 media di Sulsel. Selain memperkuat sinergi antara BI Sulsel dan insan pers, pelatihan ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan jurnalis dalam memahami data ekonomi, mengolah informasi, serta menerjemahkannya menjadi berita yang mudah dipahami masyarakat.

Deputi Kepala Divisi BI Sulsel Lidyawatie Lamakampali mengatakan, kemampuan mengolah data menjadi salah satu aspek penting dalam menghasilkan pemberitaan ekonomi yang akurat dan informatif.

Baca Juga : BI Sulsel Dorong Lima Proyek Investasi Unggulan Lewat SSIC 2026

Menurutnya, jurnalis memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi mengenai kebijakan BI dan perkembangan ekonomi kepada masyarakat.

Karena itu, pemahaman terhadap data ekonomi perlu terus diperkuat agar informasi yang disampaikan tidak hanya aktual, tetapi juga memiliki konteks yang jelas.

“Lewat tulisan dan liputan teman-teman, kebijakan BI serta informasi ekonomi ini bisa sampai ke masyarakat dengan bahasa yang tentunya membumi dan mudah dipahami. Sinergi yang luar biasa ini harus selalu kita rawat dengan baik,” ujar Lidyawatie saat membuka kegiatan, Kamis (27/8/2026).

Baca Juga : KKI 2026 Catat Transaksi Rp144,2 Miliar, UMKM Sulsel Tembus Pasar Global

Ia mengapresiasi partisipasi jurnalis dari berbagai media yang mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, kehadiran 47 media menunjukkan hubungan dan kolaborasi yang telah terbangun antara BI Sulsel dengan pers.

“Kegiatan diikuti oleh rekan jurnalis yang berasal dari 47 media di Sulsel. Kehadiran ini tentunya menjadi bukti nyata kuatnya komitmen dan kolaborasi bersama selama ini,” katanya.

Pelatihan wartawan tahun ini menghadirkan materi yang berkaitan dengan pengolahan data ekonomi dan strategi komunikasi publik.

Baca Juga : KKI 2026 Buka Peluang Ekspor, UMKM Sulsel Kantongi Potensi Transaksi Rp380,75 Juta

Pendekatan tersebut diharapkan membantu jurnalis memperkuat kemampuan dalam membaca angka, memahami indikator ekonomi, hingga menentukan konteks yang tepat dalam pemberitaan.

Dari sisi ekonomi makro, BI Sulsel menghadirkan ekonom Sunarsip sebagai narasumber. Materi yang diberikan diarahkan untuk memperkaya pemahaman jurnalis terhadap perkembangan ekonomi makro sehingga data yang diperoleh dapat diolah menjadi informasi yang lebih tajam dan komprehensif.

Kemampuan tersebut menjadi penting karena data ekonomi tidak cukup hanya disajikan dalam bentuk angka.

Baca Juga : BI Sulsel Catat Pengguna QRIS di Sulsel Tembus 1,48 Juta

Jurnalis perlu memahami makna di balik angka, membandingkannya dengan periode sebelumnya, melihat faktor yang memengaruhi perubahan, serta menjelaskan dampaknya bagi masyarakat.

Selain pengolahan data, pelatihan juga membahas strategi komunikasi publik. Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Hery hadir untuk berbagi pengalaman mengenai cara mengemas isu ekonomi dan kebanksentralan agar lebih mudah dipahami pembaca.

“Beliau sangat pas untuk sharing tentang bagaimana strategi komunikasi publik, bagaimana meracik isu-isu kebanksentralan dan ekonomi yang tadinya terasa berat dapat menjadi sajian berita yang renyah, bergizi, dan juga menarik minat baca bagi masyarakat,” jelas Lidyawatie.

Baca Juga : Sultan QRIS Run 2026 Rayakan 7 Tahun Perjalanan QRIS

Melalui pelatihan tersebut, BI Sulsel berharap jurnalis dapat semakin kritis dalam mengolah informasi ekonomi sekaligus mampu menyajikannya secara akurat, kontekstual, dan mudah dipahami.

Penguatan kapasitas ini juga diharapkan mendukung kualitas pemberitaan ekonomi di Sulawesi Selatan, khususnya dalam menyampaikan perkembangan ekonomi daerah, kebijakan bank sentral, serta berbagai informasi yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Bagi BI Sulsel, kolaborasi dengan media menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan informasi.

Pers tidak hanya berperan sebagai mitra komunikasi, tetapi juga menjadi penghubung antara informasi ekonomi dan masyarakat melalui pemberitaan yang relevan serta berbasis data.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel29 Agustus 2026 11:54
PLN dan Kejati Sulsel Perkuat Sinergi Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) memperkuat sinergi kelembagaan dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) untuk mendukung pembangunan infrastruktur ket...
Nasional29 Agustus 2026 10:28
Lewat Digination Day 2026, OJK Dorong Penguatan Ekosistem Keuangan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat ekosistem keuangan digital melalui penyelenggaraan Digital Financial Innovation Day (OJK Digination Day) 2026 ...
Sulsel29 Agustus 2026 08:49
BI Sulsel Dorong Lima Proyek Investasi Unggulan Lewat SSIC 2026
Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Forum Percepatan Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata Sulawesi Selatan (PIN...
News28 Agustus 2026 22:44
PT Vale Perkuat Kompetensi Tenaga Medis di Kolaka Lewat Pelatihan BTCLS
PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka memperkuat kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan dan sertifikasi Basic Trauma Cardiac...