Logo Sulselsatu

DPRD Makassar Minta Kinerja Lurah yang Tak Maksimal Dievaluasi

Asrul
Asrul

Jumat, 28 Agustus 2026 18:50

Legislator DPRD Makassar fraksi Golkar Andi Suharmika, Ist
Legislator DPRD Makassar fraksi Golkar Andi Suharmika, Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika, meminta Pemerintah Kota Makassar mengevaluasi kinerja lurah yang dinilai tidak maksimal menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan menyusul sorotan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin terkait adanya lurah yang disebut lebih banyak menghabiskan waktu di warung kopi hingga mengurus aktivitas bisnis pribadi.

Suharmika menilai kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena lurah merupakan pejabat yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

Baca Juga : Legislator DPRD Makassar Sentil GMTD, Fasum-Fasos Baru 7 Klaster Diserahkan ke Pemkot

“Memang betul. Kita juga terus mendorong apa yang menjadi harapan dan kebutuhan kota, yaitu menciptakan suasana di tingkat kelurahan agar semua bekerja mengikuti instruksi pemerintah kota dan menjalankan tugas sesuai fungsinya,” kata Suharmika di Gedung Sayap DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, Jumat (28/8/2026).

Politisi Golkar itu meminta evaluasi dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya terkait kehadiran di kantor, tetapi juga kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas di wilayah.

“Kita meminta evaluasi secara total untuk lurah-lurah yang tidak bekerja dengan baik, apalagi lebih memilih nongkrong dibanding mengurusi pekerjaannya,” tegasnya.

Baca Juga : Legislator Makassar Desak GMTD Bangun Instalasi Pengolahan Air, Jangan Bebani PDAM

Suharmika mengatakan DPRD Makassar juga akan menjalankan fungsi pengawasan dan menyampaikan hasil pemantauan terhadap lurah yang dinilai tidak maksimal kepada Wali Kota.

“Bagi kami DPRD, tentu kita juga melakukan pengawasan secara menyeluruh dan akan kami sampaikan juga kepada Bapak Wali Kota Makassar terkait mana-mana saja yang menurut pandangan kami bekerja tidak maksimal menjalankan tugas dan fungsinya sebagai lurah,” ujarnya.

Ia berharap evaluasi tersebut dapat mendorong seluruh lurah kembali fokus pada pelayanan publik dan tanggung jawab pemerintahan di wilayah masing-masing.

Baca Juga : DPRD Makassar Ungkap Perumahan Milik GMTD Berisi 2 Ribu Hunian Tanpa Rumah Ibadah

“Lebih banyak aktivitasnya di warung kopi dan bisnis dibanding kerjanya. Tentu itu yang perlu menjadi catatan penting dan perlu dievaluasi secara menyeluruh,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel29 Agustus 2026 11:54
PLN dan Kejati Sulsel Perkuat Sinergi Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) memperkuat sinergi kelembagaan dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) untuk mendukung pembangunan infrastruktur ket...
Nasional29 Agustus 2026 10:28
Lewat Digination Day 2026, OJK Dorong Penguatan Ekosistem Keuangan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat ekosistem keuangan digital melalui penyelenggaraan Digital Financial Innovation Day (OJK Digination Day) 2026 ...
Sulsel29 Agustus 2026 08:49
BI Sulsel Dorong Lima Proyek Investasi Unggulan Lewat SSIC 2026
Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Forum Percepatan Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata Sulawesi Selatan (PIN...
News28 Agustus 2026 22:44
PT Vale Perkuat Kompetensi Tenaga Medis di Kolaka Lewat Pelatihan BTCLS
PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka memperkuat kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan dan sertifikasi Basic Trauma Cardiac...