Logo Sulselsatu

Sulsel Raih TPID Award dan TP2DD Championship 2026

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 26 September 2026 17:41

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Sinergi pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi daerah mengantarkan Sulawesi Selatan meraih sejumlah penghargaan dalam TPID Award 2026 dan Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2026.

Kabupaten Bone meraih peringkat pertama TPID Kabupaten/Kota Berkinerja Terbaik Wilayah Sulawesi. Sementara itu, Kota Makassar terpilih sebagai TP2DD Kota Terbaik 2026 Wilayah Sulawesi.

Capaian lainnya diraih Andi Muhammad dari Kabupaten Barru yang memperoleh kategori Best Knowledge Sharing dalam Katalis P2DD X DIGDAYA Wilayah Sulawesi.

Baca Juga : Program NSE CBP Rupiah dan Green PUR BI Sulsel Raih Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026 (FEKDI x IFSE 2026) yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), 24–26 September 2026.

Kepala Bank Indonesia (BI) Sulsel Rizki Ernadi Wimanda mengatakan, capaian Kabupaten Bone dalam TPID Award 2026 didukung penerapan strategi 4K, yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.

“Kinerja tersebut juga ditopang tata kelola TPID serta implementasi program SONGKO’ BONE yang mengintegrasikan peningkatan produksi, kelancaran distribusi, Gerakan Pangan Murah, Mini Distribution Centre, dan kerja sama antardaerah,” ujar Rizki dalam siaran pers yang diterima, Jumat (25/9/2026).

Baca Juga : Dibina Rewako, Raja Madu Sulawesi Kini Tembus Pasar Global

Inflasi Watampone pada 2025 tercatat 2,81 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi Sulawesi Selatan sebesar 2,84 persen dan nasional sebesar 2,92 persen.

Di sisi digitalisasi daerah, Kota Makassar meraih penghargaan sebagai TP2DD Kota Terbaik 2026 Wilayah Sulawesi.

Capaian tersebut mencerminkan upaya memperkuat efisiensi tata kelola, konektivitas antarpelaku ekonomi, serta pengambilan kebijakan berbasis data.

Baca Juga : Dukung Kajian IMTI 2026, BI Sulsel Dorong Penguatan Pariwisata Ramah Muslim

BI Sulsel turut mendukung upaya pemerintah daerah melalui High Level Meeting (HLM) TP2DD dan asistensi yang dilaksanakan secara kolaboratif bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.

Dukungan tersebut diarahkan untuk mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi daerah sekaligus memperkuat efisiensi tata kelola dan konektivitas antarpelaku ekonomi.

Rangkaian penghargaan tersebut menjadi bagian dari FEKDI x IFSE 2026 yang mengusung tema “Mempererat Sinergi, Memacu Inovasi, Mencetak Talenta Unggul Berdaya Saing Global untuk Kemajuan Ekonomi Keuangan Digital Nasional.”

Baca Juga : BI Sulsel Dorong Lima Proyek Investasi Unggulan Lewat SSIC 2026

Kegiatan yang diselenggarakan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) tersebut dibuka pada 24 September 2026.

Pembukaan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Penyelenggaraan FEKDI x IFSE 2026 disinergikan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi dan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).

Baca Juga : BI Sulsel Tingkatkan Kemampuan Jurnalis Baca Data Ekonomi Lewat Pelatihan Pengolahan Data

Rangkaian tersebut turut diisi penganugerahan TPID Award dan Championship TP2DD sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi dan efisiensi tata kelola daerah.

“Dalam pengendalian inflasi, BI Sulsel juga memperkuat dukungan melalui fungsi advisory dan sinergi bersama pemerintah daerah serta pemangku kepentingan,” katanya.

Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui HLM TPID, fasilitasi studi tiru ke Nusa Tenggara Barat bersama 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, dukungan terhadap operasional Mini Distribution Centre, serta workshop, evaluasi, dan asistensi penyusunan laporan TPID bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Ke depan, BI Sulsel akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga serta mempercepat digitalisasi daerah.

Penguatan sinergi, inovasi, dan tata kelola tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat transformasi ekonomi dan keuangan digital serta mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News26 September 2026 16:52
PT Vale Bangun Fire Shelter Pertama di Bungku Timur, Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari MIND ID, memulai pembangunan Fire Shelter permanen pertama di Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali....
Ekonomi25 September 2026 23:21
PINTU Perkenalkan VIP Private dan Perluas Akses Aset Tokenisasi
PT Pintu Kemana Saja (PINTU) memperkenalkan layanan Pintu VIP Private sekaligus memperluas akses investor Indonesia terhadap aset dunia nyata yang dit...
Ekonomi25 September 2026 21:02
OJK Dorong Inklusi Keuangan Petani Rumput Laut Lewat e-Seaweed, 200 Petani Telah Terdaftar
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) bersama International Labour Organization (ILO) dan sejum...
Bisnis25 September 2026 19:52
Kalla Aspal Perkuat Hubungan dengan Pelanggan di Hari Pelanggan Nasional 2026
Kalla Aspal memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 dengan mengunjungi beberapa pelanggan dan mitra khususnya di kota Manado, Sulawesi Utara, serta ...