SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Makassar menyiapkan masker gratis bagi siswa dan kelompok rentan.
Perintah tersebut menyusul kondisi kabut asap serta penurunan kualitas udara dalam beberapa pekan terakhir.
Ia meminta jajaran Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat untuk melindungi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, lanjut usia, dan ibu hamil.
Baca Juga : Pemkot Makassar Rencana Hadirkan Pasar Hewan Terpadu di Tamangapa
“Saya merasa prihatin dengan kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan serta penurunan kualitas udara yang terjadi saat ini,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Appi itu dalam keterangan resmi, Selasa (13/10/2026).
“Saya sudah instruksikan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan menyiapkan masker untuk dibagikan secara gratis kepada anak-anak sekolah dan kelompok rentan, termasuk para lanjut usia dan ibu hamil,” sambungnya.
Menurut Appi, langkah perlindungan diperlukan untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan debu, asap, dan polutan di udara. Ia menegaskan, keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian utama ketika kondisi udara memburuk.
Baca Juga : Pemkot Makassar Bantu Warga di Musim Kemarau, Salurkan Air Bersih di 9 Kecamatan
Selain pembagian masker, Appi meminta organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), memperkuat koordinasi dan berkolaborasi dengan pihak swasta.
Koordinasi lintas sektor tersebut diperlukan untuk memetakan kondisi di lapangan, meningkatkan kewaspadaan, dan menyiapkan langkah penanganan sesuai kebutuhan masyarakat.
Opsi penyemprotan air dan langkah pendukung lainnya juga diminta untuk dikoordinasikan berdasarkan kondisi lapangan serta efektivitasnya.
Baca Juga : Wali Kota Appi Luncurkan Logo HUT ke-419 Makassar, Angkat Filosofi Pappaseng
Menindaklanjuti arahan tersebut, Dinas Pendidikan Kota Makassar menyiapkan pembagian masker gratis bagi siswa. Kegiatan ini akan dilaksanakan bersama Sekolah Telkom pada Rabu (14/10/2026) pagi.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan tindak lanjut atas perhatian Wali Kota terhadap kesehatan peserta didik di tengah kondisi kualitas udara yang perlu diwaspadai.
“Menindaklanjuti arahan Bapak Wali Kota, kami akan berkolaborasi dengan Sekolah Telkom untuk melaksanakan kegiatan pembagian masker gratis kepada siswa pada Rabu pagi,” ujar Achi.
Baca Juga : Appi Gabung Demokrat, Ni’matullah: Tambahan Kekuatan Bagi Partai
Ia berharap pembagian masker dapat membantu melindungi siswa dari paparan debu dan partikel asap saat beraktivitas. Upaya ini juga diharapkan meningkatkan kesadaran peserta didik mengenai pentingnya menjaga kesehatan ketika kualitas udara memburuk.
Pihak sekolah diharapkan turut meningkatkan kewaspadaan dan mengingatkan siswa agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Appi juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Warga, terutama kelompok rentan, diminta mengurangi kegiatan di luar rumah ketika kualitas udara memburuk.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Appi Resmi Gabung Demokrat
“Perlindungan diri harus menjadi perhatian bersama. Kami mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan apabila kondisi udara sedang kurang baik,” pesannya.
Sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi di Makassar, Appi dijadwalkan meninggalkan rangkaian United Nations Forum of Mayors 2026 di Jenewa dan kembali ke Indonesia pada 14 Oktober 2026, meskipun agenda tersebut belum selesai.
Setibanya di Makassar, ia berencana melakukan koordinasi dan memantau langsung langkah penanganan yang dijalankan jajaran Pemkot Makassar.
Appi juga mengajak masyarakat mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan yang memburuk akibat paparan asap.
Pemkot Makassar berharap pembagian masker, koordinasi lintas perangkat daerah, dan imbauan kesehatan dapat membantu mengurangi risiko paparan sekaligus memperkuat perlindungan bagi masyarakat selama kondisi kualitas udara masih menjadi perhatian.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News






Komentar