Logo Sulselsatu

Pelindo Jasa Maritim Jajaki Pengembangan Kapal Tunda Listrik

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 16 Oktober 2026 11:30

Pelindo Jasa Maritim Bersama Asian Bulk Logistics Jajaki Pengembangan Kapal Tunda Listrik. Foto: Istimewa.
Pelindo Jasa Maritim Bersama Asian Bulk Logistics Jajaki Pengembangan Kapal Tunda Listrik. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) bersama PT Asian Bulk Logistics (ABL) menjajaki pengembangan kapal tunda listrik atau electric tug (e-tug) untuk meningkatkan efisiensi operasional pelabuhan sekaligus mengurangi emisi karbon dari layanan penundaan kapal.

Rencana tersebut dibahas melalui lokakarya bersama di Hotel Morrissey, Jakarta pada Senin (12/10/2026), sebagai tindak lanjut kesepakatan kemitraan strategis kedua perusahaan.

Kajian pengembangan e-tug mencakup kesiapan teknologi, kebutuhan operasional, kelayakan investasi, hingga potensi komersialisasi layanan kapal tunda berbasis listrik di pasar domestik maupun internasional.

Baca Juga : Pelabuhan Parepare Layani 741 Ribu Penumpang, Naik 18 Persen September 2026

Direktur Komersial PT Pelindo Jasa Maritim Suhendra Ratuprawiranegara mengatakan, pengembangan kapal tunda listrik menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan daya saing layanan maritim melalui teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

“Pengembangan e-tug tidak hanya berorientasi pada penggunaan teknologi ramah lingkungan, tetapi juga pada peningkatan efisiensi dan keandalan layanan penundaan kapal. Karena itu, diperlukan kajian teknis, operasional, dan komersial yang komprehensif agar implementasinya memberikan manfaat nyata bagi perusahaan maupun pengguna jasa,” ujar Suhendra.

Dari sisi ekonomi, penggunaan kapal tunda listrik diproyeksikan berpotensi menekan biaya operasional sekitar 20–40 persen dibandingkan kapal tunda konvensional.

Baca Juga : Pelindo Kembali Layani STS di Nipa Batam

Sementara itu, penggunaan tenaga listrik memungkinkan pengurangan emisi langsung dari pengoperasian kapal hingga 100 persen.

Namun, tingkat pengurangan emisi secara keseluruhan tetap bergantung pada sumber energi listrik yang digunakan.

Menurut Suhendra, pengembangan e-tug sejalan dengan konsep pelabuhan hijau (green port) dan pelayaran hijau (green shipping).

Baca Juga : Pelindo Regional 4 Bahas Peran Hukum Bisnis BUMN di Unhas

Inisiatif tersebut juga mendukung arah kebijakan Organisasi Maritim Internasional (IMO) untuk mencapai emisi gas rumah kaca nol bersih dari pelayaran internasional sekitar 2050.

Potensi efisiensi tersebut turut mendukung arah transformasi Danantara dalam mendorong pengembangan industri hijau dan pengurangan emisi karbon, termasuk melalui penerapan teknologi rendah emisi di sektor kepelabuhanan dan maritim.

“Prinsip utama kami adalah memastikan inovasi teknologi mampu memberikan nilai tambah bagi operasional dan pelanggan. Efisiensi biaya, keandalan layanan, dan keberlanjutan lingkungan harus berjalan beriringan,” tegasnya.

Baca Juga : Pelindo Jasa Maritim Siap Aktifkan Kembali Layanan STS Nipah

Sebagai tahap awal, Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta dan Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya diproyeksikan menjadi lokasi percontohan penerapan kapal tunda listrik.

Penentuan kedua lokasi tersebut masih akan dikaji lebih lanjut dengan mempertimbangkan karakteristik pelayanan kapal, intensitas kegiatan penundaan, kebutuhan daya listrik, ketersediaan infrastruktur pengisian baterai, serta kesiapan operasional.

Suhendra menegaskan, potensi efisiensi harus didukung perencanaan investasi yang matang serta kesiapan infrastruktur dan teknologi.

Baca Juga : Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

Hal tersebut diperlukan agar penerapan e-tug tetap menjamin keselamatan, keandalan, dan kelancaran pelayanan kapal.

Hasil kajian bersama PJM dan ABL nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan model bisnis, skema investasi, serta tahapan implementasi kapal tunda listrik.

Kajian tersebut juga mencakup peluang pengembangan layanan di wilayah operasional yang sudah ada maupun pasar baru di dalam dan luar negeri.

Melalui kolaborasi ini, Pelindo Jasa Maritim menegaskan komitmennya mengembangkan layanan maritim yang inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan untuk mendukung transformasi industri kepelabuhanan nasional.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis16 Oktober 2026 21:14
22 UMKM REWAKO Binaan BI Sulsel Jajaki Peluang Ekspor di Trade Expo Indonesia 2026
Sebanyak 22 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 untuk memper...
Politik16 Oktober 2026 19:53
IAS, Nurdin Halid, dan Taufan Pawe Jadi Andalan Golkar Sulsel di Pemilu 2029
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sangat yakin DPD I Partai Golkar Sulsel di bawah komando Ilham Arief Sirajud...
News16 Oktober 2026 19:45
Pegang Siri’ na Pacce, Sikap Keluarga Besar Husniah Talenrang Diapresiasi Akademisi hingga Netizen
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sikap keluarga besar Husniah Talenrang yang sejak awal memilih sikap berdiri di atas kebenaran dan memegang prinsip s...
Bisnis16 Oktober 2026 18:57
HUT ke-74 KALLA, Bugis Waterpark Tebar Promo Tiket Hemat
Bugis Waterpark Adventure menghadirkan promo Funventure Special 74th KALLA Anniversary untuk memeriahkan hari jadi ke-74 KALLA....