SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sikap keluarga besar Husniah Talenrang yang sejak awal memilih sikap berdiri di atas kebenaran dan memegang prinsip siri’ na pacce dalam berbagai kasus yang melilit Husniah di Kabupaten Gowa, menuai apresiasi dari lintas kalangan.
Baik kalangan akademisi, aktivis, dan tokoh masyarakat hingga warga net atau netizen, menyebut sikap keluarga besar Husniah, terutama semua saudara kandungnya yang secara tegas tidak membenarkan atau membela prilaku Husniah yang melakukan pelanggaran dan perbuatan tercela, dinilai patut di contoh.
Akademisi STAI DDI Makassar, Dr. Syamsul Bahri, M.Si, menuturkan, keluarga besar Husniah yang jauh sebelum ada putusan Mahkamah Agung dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) memberhentikan tidak dengan hormat Husniah sebagai Bupati Gowa, sudah mempertegas sikapnya untuk tidak membela atau mengintervensi proses yang berjalan.
Baca Juga : Darmawangsyah Muin Jadi Plt Bupati Gowa Usai Husniah Talenrang Diberhentikan
“Saat Pansus Hak Angket bergulir di DPRD Gowa, keluarga besar Husniah sudah mempertegas sikapnya dengan berdiri di atas kebenaran. Sama sekali tidak melakukan upaya intervensi atau mencampuri proses yang berjalan di DPRD saat itu, maupun berbagai kasus yang menyeret Husniah yang ditangani kepolisian,” ujar Syamsul Bahri, Jumat (16/10/26).
Menurutnya, beberapa saudara kandung Husniah yang memiliki pengaruh, seperti Komjen Pol (Purn) Fadil Imran, bisa saja memanfaatkan posisi dan jaringan yang dimiliki untuk membantu atau membela Husniah. Namun hal itu sama sekali tidak dilakukan. Malah sebaliknya, menyatakan dukungan kepada DPRD yang menggulirkan hak angket, maupun kepada aparat hukum yang memproses berbagai kasus.
“Tentu sikap yang ditunjukkan keluarga besar Husniah ini sudah melalui pertimbangan matang. Apalagi sudah memvalidasi sendiri dan mengumpulkan berbagai fakta yang dinilainya memang ada penyimpangan etika dan moral, serta norma sebagai pejabat publik. Di sinilah sikap dan kebesaran hati keluarga besar Husniah, terutama semua saudara kandungnya yang sama sekali tidak melakukan berbagai upaya atau mengintervensi membenarkan prilaku Husniah. Di tambah memang, keluarga ini sudah mengingatkan dan menasehati dari dulu Husniah,” papar Ancu, sapaan akrab Syamsul Bahri.
Baca Juga : Mendagri Berhentikan Husniah Talenrang sebagai Bupati Gowa Secara Tidak Terhormat
Mantan aktivis UIN Alauddin Makassar ini menambahkan, sikap yang telah ditunjukkan keluarga besar Husniah, hendaknya dijadikan contoh dan pelajaran bagi siapapun, bahwa kebenaran di atas segala-galanya, atau kebenaran tidak boleh kalah hanya karena faktor saudara.
Diketahui, semua saudara kandung Husniah, mengeluarkan pernyataan sikapnya secara resmi jauh sebelum ada keputusan MA dan Mendagri. Saat itu, tujuh kakak dan adik kandung Husniah, menandatangani pernyataan sikap keluarga besar yang berisi lima poin utama.
Selain itu, kakak kandung Husniah, yakni Fadil Imran berulangkali mempertegas sikapnya dengan tidak mentolerir prilaku adiknya. Seperti saat Husniah dicopot sebagai Ketua DPW PAN Sulsel, Fadil justru memberi dukungan kepada Ashabul Kahfi yang ditunjuk DPP PAN menggantikan Husniah.
Baca Juga : Bupati Gowa Husniah Tersangka Korupsi PBG Tak Ditahan Karena Dianggap Kooperatif
Saat itu, Ashabul Kahfi dan Fadil bersilaturahmi di Jakarta pasca-pencopotan Husniah sebagai Ketua PAN Sulsel. Mereka saling mensupport, dan melakukan salam komando.
Tak hanya itu, Darmawangsyah Muin yang saat ini resmi ditunjuk Mendagri sebagai Plt Bupati Gowa, juga sempat bersilaturahmi dengan Fadil Imran di Jakarta sebelum ada rekomendasi DPRD ke Mahkamah Agung untuk pemberhentian Husniah sebagai Bupati Gowa.
Darmawangsyah yang masih menjabat Wakil Bupati Gowa saat itu, bahkan memposting foto kebersamaannya dengan Fadil Imran di akun media sosialnya dengan menyertakan pesan atau caption.
Baca Juga : Bupati Gowa Husniah Dicekal Polda Sulsel ke Luar Negeri Usai Tersangka Korupsi
“Terima kasih jenderal atas waktu, arahan dan diskusinya untuk meneguhkan kembali semangat membangun Gowa. Berdiri dan berpihak pada kebenaran untuk kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat Gowa,” tulis Darmawangsyah Muin di akun media sosialnya, 9 April 2026.
Terkait sikap keluarga Husniah, Ketua KNPI Gowa, Alumnus Zainuddin juga turut menyampaikan apresiasi dan pujiannya. Baginya, apa yang ditunjukkan adalah bagian menjaga marwah Kabupaten Gowa.
“Keluarga Ibu Husniah Talenrang adalah keluarga patut di contoh. Mereka adalah keluarga yang selalu berdiri di atas kebenaran, menjaga Marwah dan tetap dekat dengan rakyat Gowa,” tulis Alumnus seperti dikutip di akun media sosialnya, Jumat (16/10/26).
Cek berita dan artikel yang lain di Google News






Komentar