Logo Sulselsatu

Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 23 Oktober 2026 17:42

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menghadiri peluncuran Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) 2026 di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan tersebut turut dihadiri Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo.

Mengusung tema “Memperkuat Konektivitas dan Rantai Pasok untuk Ketahanan Pangan Sulampua di Tengah Risiko Iklim”, peluncuran GPIPS ditandai dengan pelepasan tali kapal virtual dan truk Mini Distribution Center Tokomoditi Kota Makassar.

Baca Juga : Pemkot Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026

Kehadiran Munafri menegaskan dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap sinergi antardaerah dalam menjaga stabilitas harga, ketersediaan pasokan, dan ketahanan pangan masyarakat.

“Pengendalian inflasi membutuhkan sinergi semua pihak. Makassar memiliki peran strategis dalam distribusi pangan di kawasan timur Indonesia. Karena,” katanya.

Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono mengatakan, GPIPS 2026 telah memasuki pelaksanaan seremoni keempat pada tahun ini. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pengendalian inflasi dan menjaga pasokan pangan, khususnya di kawasan timur Indonesia.

Baca Juga : Pemkot Makassar Siapkan Beasiswa Siswa Kurang Mampu SD dan SMP

“Ini merupakan momentum GPIPS keempat pada 2026 sekaligus momentum memperkuat upaya pengendalian inflasi, khususnya di wilayah timur,” katanya.

Menurut Thomas, Pelabuhan Soekarno-Hatta dipilih karena posisi strategis Makassar sebagai pintu distribusi pasokan pangan menuju berbagai daerah di kawasan timur Indonesia.

Menteri Pertanian RI sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, menekankan pentingnya penguatan produksi dan distribusi pangan untuk menghadapi risiko perubahan iklim.

Baca Juga : Wali Kota Appi Minta Guru Mahir Koding dan AI, Siapkan Generasi Unggul

Upaya tersebut antara lain melalui pembangunan fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) dan pemangkasan rantai pasok agar ketersediaan pangan tetap terjaga serta harga lebih stabil.

Sementara itu, Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menyoroti pentingnya menjamin ketersediaan pasokan, memperlancar distribusi antardaerah, dan memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi tekanan inflasi pangan, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis23 Oktober 2026 17:21
PLN UIP Sulawesi Evaluasi Pengembalian PPKH di Sulteng
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat koordinasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah dan Balai Pemantapan Kawa...
Politik23 Oktober 2026 16:20
Kader Golkar di Sulsel Rindu Bertemu Bahlil, IAS Prediksi 4 Ribu Orang Hadiri Pelantikan dan Pesta Rakyat
SULSELSATU.com, MAKASSAR — DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan menyiapkan pelantikan sekitar 200 pengurus yang dirangkaikan dengan Pesta Rakyat dan p...
Hukum23 Oktober 2026 14:30
Polisi Sisir Lokasi Diduga Judi Sabung Ayam di Manggala Makassar, Lima Orang Diamankan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi menyisir dua lokasi yang diduga menjadi tempat judi sabung ayam di Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Sela...
Bisnis23 Oktober 2026 13:13
Geely Resmi Buka Diler Pertama di Sulawesi
Geely Auto Indonesia meresmikan Geely Ricklean Makassar sebagai diler pertamanya di Sulawesi sekaligus diler ke-52 secara nasional....