Logo Sulselsatu

Amati Air Laut, Kilat, Guntur, Jemaah An-Nadzir Tetapkan Idulfitri Jatuh Senin Besok

Asrul
Asrul

Minggu, 02 Juni 2019 22:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSARJemaah An-Nadzir Kabupaten Gowa segera melakukan salat idul fitri usai menetapkan 1 Syawal 1440 Hijriah / 2019 Masehi atau hari raya Idul Fitri jatuh pada hari Senin, (3/5/2019) besok.

Pelaksanaan salat Idul Fitri sendiri sedianya bakal digelar di halaman Masjid Baitul Muqaddis kompleks pondok Jamaah An-Nadsir, Kelurahan Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.

Sekretaris Jenderal An-Nadzir atau Ketua Dewan Pengawas dan Penanggung Jawab Pendidikan dan Pembangunan Jamaah An-Nadzir Gowa, Ustadz M. Samiruddin Pademmui atau Ustadz Samir mengatakan, penetapan tersebut sesudah dengan hasil pengamatan oleh tim yang ditunjuk, yakni tim sembilan untuk melakukan pemantauan terhadap kondisi alam, yaitu kondisi bulan.

“Kita puasa terakhir hari ini besok itu sudah masuk 1 Syawal jadi kita langsung salat Idul Fitri. Ini berdasarkan hasil pemantauan tim sembilan dan beberapa anggota yang tinggal di pesisir laut untuk memantau pasang air laut,” ujar Samir, Minggu (2/5/2019) malam.

Samir juga menjelaskan, pemantauan tim yang mereka bentuk sudah dilakukan sejak beberapa hari terakhir di bulan Ramadan. Hasilnya, bulan sudah tidak terlihat atau terbit di ufuk timur.

“Jadi dari hasil pengamatan beberapa jemaah yang memang beberapa hari ini, Itu terakhir tadi memang sudah tidak nampak, tidak terbit bulan di timur, kalau kami kan mengamati akhirnya bulannya yaa,” ujar dia.

“Jadi kita pantau inikan sebetulnya mulai dari berdasarkan nabi mengatakan itu untuk mengetahui bulan Syaban itu antum mulainya di bulan Rajab, kemudian untuk mengetahui Ramadan ditinjau dari Syaban dan untuk Idul Fitri kita mengamati akhir Ramadan itu. Jadi ternyata tadi malam sidang rapat terakhir itu kita amati sudah tidak nampak bulan,” imbuhnya.

Selain mengamati bulan jemaah An-Nadzir melakukan pemantauan terhadap tanda-tanda alam seperti pasang surut air laut.

“Itu juga kan dikaitkan dengan fenomena alam seperti pasang surut air laut, kemudian nanti kan pergantiannya besarnya angin, kilat dan guntur yang paling terakhir itu yang air laut itu. Jadi kita memang berdasarkan pada pasang puncaknya, yang istilahnya pasang kondak jadi besok itu akan terjadi pasang kondak air laut itu,” ujar dia.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis12 September 2026 08:12
New Veloz Hybrid EV Dongkrak Penjualan Toyota di Segmen Low MPV
Kehadiran New Veloz Hybrid EV mendapat respons positif dari pasar dan turut memperkuat posisi Toyota di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV)....
Sulsel12 September 2026 05:55
PLN Siapkan PLTMG Selayar 10 MW untuk Perkuat Kelistrikan Wilayah Kepulauan
PT PLN (Persero) menyiapkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Selayar berkapasitas 10 megawatt (MW) untuk memperkuat lay...
Metropolitan11 September 2026 22:56
Ruslan Lallo Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Bersama Dishub Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar H Ruslan Lallo menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Ang...
Hukum11 September 2026 20:45
Kuasa Hukum Minta Polda Sulsel Turun Tangan Usut Kasus Bayi Meninggal di RS Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kuasa hukum keluarga Muhammad Ilhamsyah Taufan dan Nura Adiva Faradiba meminta Polda Sulawesi Selatan memberi perhati...